Droe Keu Droe

Konvoi Pengawalan Gubernur Bersikap Arogan di Jalan

KEPADA yth Gubernur Aceh, sebelumnya saya mohon maaf karena ingin mengutarakan kekesalan

KEPADA yth Gubernur Aceh, sebelumnya saya mohon maaf karena ingin mengutarakan kekesalan saya terhadap konvoi “pasukan” Gubernur yang dikawal oleh PJR pada Minggu (3/4/2016). Saat itu, saya dalam perjalanan dari kampung halaman di Meutareum ke Banda Aceh. Sampai di kawasan Simpang Beutong, Laweung, Pidie, pukul 18.27 WIB saya bertemu dengan satu konvoi yang dikawal PJR dari arah Banda Aceh.

Di belakangnya saya melihat sebuah mobil Alphard warna hitam BL 1, yang saya yakini ditumpangi oleh bapak Gubernur dan diikuti dengan beberapa mobil lain. Saya menghargai kawalan PJR yang memang sedang melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Saya dan beberapa mobil lain pun menepi untuk memberikan jalan.

Akan tetapi yang membuat saya kesal adalah ada beberapa mobil peserta konvoi mengambil posisi terlalu melebar ke kanan (sebelah kiri saya) sambil “menggertak” dengan sengaja pengendara yang berada dalam posisi menuju Banda Aceh, dengan cara mengarahkan mobil tiba-tiba ke arah kami sehingga hampir berbenturan. Hal ini tentu sangat membahayakan para pengguna jalan. Arogansi ini telah kelewatan dan sangat keterlaluan.

Sebagai masyarakat Aceh, saya memiliki hak untuk meminta bapak Gubernur yang terhormat agar senantiasa mengingatkan para anak buahnya jika berkonvoi harus tetap menghargai para pengguna jalan demi keselamatan bersama, dan juga kepada semua konvoi pejabat agar bisa menghargai pengguna jalan lain. Semoga kekesalan saya ini menjadi evaluasi bapak Gubernur sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di jalan raya. Terima kasih.

Zulfiadi, S.IP., MA.
Staf Pengajar Ilmu Politik FISIP Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)Darussalam, Banda Aceh.
Email: joel.ahmedy@live.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved