Kisah Sedih Seorang Anak Perempuan Berhijab di Amerika Serikat

Sang ibu, Tiffany Rivera, mengatakan bahwa risiko anaknya dibully karena beragama Islam dan tinggal di AS sangatlah tinggi.

Editor: Fatimah
Khadijah 

Menurut survei terakhir yang digagas oleh sejumlah pendidik di Southern Poverty Law Center, penolakan, penyiksaan verbal, dan aksi rasis pada kaum Muslim semakin meningkat semenjak Donald Trump banyak mengoceh mengenai anti-Islam di sejumlah kampanye pemilihan presiden AS.

Tidak ingin putrinya memiliki masa kecil traumatik, Rivera pun memilih untuk menyekolahkan Khadijah dengan sistem homeschool.

“Aku mengusahakan semua proses ajar mengajar dilakukan di dalam rumah, supaya Khadijah bisa bermain di luar sebelum anak-anak lainnya pulang sekolah. Sekarang, aku tidak akan pernah membiarkannya bermain tanpa pengawasanku dan suamiku,” tegasnya.

“Kami tidak akan membiarkan dia keluar rumah sendirian. Ada kelompok anak-anak lelaki yang beberapa kali menghampirinya dan menamparnya tanpa alasan,” pungkasnya.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved