Breaking News:

Serambi Spiritual

Ramadhan Bulan Training Center

"Bulan puasa adalah bulan melatih kesabaran, kasabaran dalam segala hal, termasuk kesabaran meninggalkan semua kemaksiatan,"

Penulis: Jalimin | Editor: Yusmadi
Ramadhan Bulan Training Center
SERAMBI/BEDU SAINI
Dua anggota polisi bertadarus Alquran seusai melaksanakan shalat zuhur di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (10/8). Selama bulan Ramadhan umat muslim mengisi waktu dengan membaca Quran, berdoa, dan zikir.

Laporan Jalimin  |  Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bulan suci Ramadhan merupakan bulan training center (TC) untuk menguji dan melatih kesabaran dalam menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Mestinya, setelah bulan puasa, kesabaran kita semakin tinggi dari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banda Aceh, Tgk Rusli Daud SHI yang menjadi narasumber dalam program Serambi Spiritual dengan tema "Ramadhan Bulan Melatih Kesabaran", yang disiarkan melalui Radio Serambi FM 90,2 MH, Jumat (10/6/2016).

Program yang bekerjasama dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Aceh dan didukung PT Bank Aceh Syariah ini dimulai pukul 10.00 WIB-11.00 WIB, serta dipandu host Dosi Alfian.

"Bulan puasa adalah bulan melatih kesabaran, kasabaran dalam segala hal, termasuk kesabaran meninggalkan semua kemaksiatan," ujar Rusli Daud. 

Seorang yang sudah mencapai tahap kesabaran yang paripurna yakni ketika orang sabar menghadapi semua cobaan dan kesakitan hanya karena ia menjalankan perintah Allah SWT.

Kesabaran bukan hanya menahan lapar dan dahaga di bulan Ramadhan saja, namun, kesabaran memiliki arti yang lebih luas dan universal.  

Kesabaran yang paling sering kita temukan yakni suatu amanah yang dititipkan kepada serorang manusia seperti anak dan harta benda yang banyak, kemudian amanah itu diambil kembali oleh Allah SWT dan saat itu kita mampu bersabar.

Lalu Allah SWT memberi balasan dengan menganugerahi anak-anak yang banyak dan pintar-pintar.

Ia mengatakan, kesabaran itu bukan hanya pada bulan ramadhan, namun kesabaran juga sepanjang hari selama setahun dan tahun- tahun berikutnya.

"Ibadah itu bukan karena kita rindu surga, tetapi kewajiban sebagai hamba Allah Swt untuk mengabdi kepada-Nya,"  ujar Tgk Rusli Daud. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved