Pantai Selat Malaka, Surganya Para Pemburu Ikan
Selain bisa menyaksikan geliat kehidupan para nelayan, kita juga bisa bersantai di tempat kapal bersandar.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Yusmadi
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Waktu itu pukul 05.30 WIB pagi, matahari masih tertutup awan, tampak di bibir pantai Ujong Blang, tepatnya di mulut kuala Lhokseumawe, merupakan pantai bagi para pemancing dan pemburu ikan.
Di pantai ini terdapat pelelangan ikan (TPI) bagi nelayan, dan menjadi salah satu pemasok kebutuhan ikan di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

Selain bisa menyaksikan geliat kehidupan para nelayan, kita juga bisa bersantai di tempat kapal bersandar.
Tepat hari Minggu (12/6/2016). Matahari mulai terbit nampak beberapa orang sudah berkumpul di dermaga menanti untuk persiapan memancing di tengah laut.
Ada juga kapal besar merapat usai mencari ikan di tengah laut.
Kawasan pantai Selat Malaka, Aceh, merupakan pantai yang sangat asyik untuk memancing. Ada berbagai jenis ikan yang ada dijumpai pemancing di perairan laut tersebut, mulai dari ikan kakap, tuna, kerapu, dan ada banyak jenis ikan karang lainnya.

Salah satu spot mancing yang asyik adalah di babah kuala TPI Ujong Blang. Sembari duduk di atas bebatuan pemecah ombak, anda bisa melemparkan kail dan menunggu ikan datang.
Kalau ingin mendapatkan sensasi lebih, kita bisa menyewa kapal dan memancing di tengah laut.
Nelayan yang kapalnya disewakan akan mengantar kita ke tempat-tempat lokasi karang laut dengan berbeda kedalam mulai 40-100 meter dari permukaan laut.
Bukan hanya itu harga sewa kapal bervariasi tergantung jenis kapal dan waktu sewa. Sewa kapal kecil Rp 300.000–Rp 500.000 per hari.
Jika Anda ingin bertanya tentang cuaca terbaik untuk mancing kita bisa datang langsung ke TPI Ujong Blang disana kita bisa menjupai yang dikenal dengan sebutan pawang Amad atau pawang wak Joy mereka yang akan memandu kita ke daerah karang laut.
Hebatnya kedua pawang itu, mereka bisa menandai lokasi karang laut, dengan melihat daratan pantai.
Titik-titik karang mana yang akan kita singgahi mereka bisa menghentikan kapal tepat dibawah karang tanpa menggunakan teknologi GPS.

Nah, jika kamu ingin menjajal adrenalin merasakan dahsyatnya gelombang laut pantai maka kita bisa naik kapal dari dermaga TPI dan berlayar menuju lepas Selat Malaka.
Andai kamu memiliki waktu luang yang banyak, kamu bisa ikut nelayan pergi melaut lantas pulang keesokan harinya. Selama semalamam kita akan terapun-apung dan bercengkerama dengan ombak.
Namun jika hanya sebatas mencari pengalaman berlayar sejenak, kamu bisa menyewa kapal untuk berlayar sebentar ke tengah laut dan mengantarkanmu kembali ke dermaga.
Aktivitas ini sangat tidak disarankan untuk kamu yang kerap mengalami mabuk laut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/selat-maka3_20160618_195408.jpg)