10 Peristiwa Penting dalam Perang Dunia II yang Wajib Anda Ketahui
Perang besar yang menewaskan lebih dari 70 juta orang itu diakui sebagai salah satu peristiwa yang mengubah sejarah dunia.
Jutaan tentara itu disokong 3.350 tank, 2.770 pesawat terbang dan 7.200 persenjataan artileri. Pasukan jumbo ini masih ditambah 600.000 kendaraan tempur dan 700.000 ekor kuda.
4. Serangan Jepang ke Pearl Harbor
Serangan Jepang ke pangkalan AS di Pearl Harbor, Hawaii ini sekaligus menyeret negara adi kuasa itu ke kancah Perang Dunia II.
Niat Jepang menyerang AS adalah untuk menghilangkan penghalang niat negeri itu menguasai Asia dan Pasifik
Serangan yang dilakukan pada Minggu 7 Desember 1941 pagi itu dilakukan 348 unit pesawat tempur yang diterbangkan dari enam kapal induk.
Akibat serangan mendadak itu, delapan kapal perang AS rusak berat, empat di antaranya tenggelam. Jepang juga menenggelamkan tiga kapal penjelajah, tiga kapal perusak dan satu kapal latih.
Selain itu, 188 pesawat tempur AS hancur, 2.403 personel militer dan warga sipil AS tewas serta 1.178 orang lainnya terluka.
Sementara Jepang hanya kehilangan 29 pesawat tempur, lima kapal selam mini dan 64 orang personel militer serta satu pelaut Jepang, Kazuo Sakamaki tertangkap.
Sehari setelah serangan itu, pada 8 Desember 1941, Presiden Frank Delano Roosevelt menyatakan perang terhadap Jepang.
5. Jepang merebut Filipina
Jepang mulai menyerang Filipina yang dikuasai AS pada 8 Desember 1941 lewat laut dari kepulauan Formosa (Taiwan) yang terletak sekitar 200 mil di sebelah utara Filipiina.
Pasukan Filipina dan AS yang mempertahankan kepulauan itu kalah jumlah dibanding pasukan penyerbu. Ditambah sebagian besar pasukan AS dan Filipina adalah prajurit tak berpengalaman membuat Jepang dengan mudah bergerak maju.
Setelah mencoba bertahan selama lima bulan, akhirnya pada 8 Mei 1942, Jepang berhasil menguasai Filipina.
Ini dianggap sebagai kekalahan terburuk AS di medan perang karena 23 prajurit AS tewas atau ditangkap. Sementara dri pihak Filipina, tak kurang dari 100.000 tentara tewas atau ditangkap.
Komandan militer AS di Filipina Jenderal Douglas McArthur terpaksa mundur ke Australia sambil mengucapkan kalimatnya yang sangat terkenal: "We shall return (Kami akan kembali)."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jenderal-dwight-d-eisenhower_20160901_234133.jpg)