Breaking News:

50 Nelayan Ikut Sosialisasi UU PPN-PI-PG

Sebanyak 50 nelayan, petambak, pokmaswas, unsur panglima laot dan budidaya se-Kota Sabang,

Editor: bakri
SERAMBI/AZHARI
Dalam kurun waktu sebulan terakhir ikan dencis membanjiri pasar di Kota Sabang, Selasa (1/3). Nelayan mengangkat hasil tangkapannya ke atas dermaga Pasiran di Gampong Kuta Timu, Kecamatan Suka Karya, Sabang.SERAMBI/AZHARI 

SABANG - Sebanyak 50 nelayan, petambak, pokmaswas, unsur panglima laot dan budidaya se-Kota Sabang, mengikuti sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam (PPN-PI-PG). Kegiatan yang berlangsung sehari itu dibuka Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sabang, Alaidinsyah, di Tuna Cafe Ujung Kareung, Kecamatan Suka Jaya, Kamis (1/9).

Kabid Kelautan DKP Kota Sabang, Saifullah, disela-sela acara itu mengatakan, UU Nomor 7 tahun 2016 tentang PPN-PI-PG itu disahkan 14 April 2016 dan mulai berlaku sejak tanggal tersebut. Sehubungan dengan itu, maka DKP bekerjasama dengan LSM mensosialisasikan UU tersebut. Karena dengan adanya sosialisasi perundang-undangan ini, para nelayan dan budidaya ikan mengetahui bahwa mereka dan keluarga luarganya itu dilindungi oleh negara.

Dijelaskannya, seperti resiko ke laut mereka akan mendapat asuransi, dan untuk jaminan keamanan kelaut alat-alat harus lengkap. Begitu juga dengan tempat usaha mereka tidak ada peraturan yang mengutip retribusi, sehingga mereka aman dan nyaman melakukan usaha penangkapan ikan.

“Sosialiasi ini bertujuan membangun kesadaran nelayan dan budidaya bahwa mereka memiliki hak konstitusional yang harus diperjuangkan bersama,”katanya.

Kegiatan yang berlangsung sehari itu, menghadirkan empat narasumber yaitu, M Ali Rani Panglima Laot Sabang, yang menjelaskan tentang kondisi nelayan dan perikanan di Kota Sabang. Saifullah, Kabid Keluatan DKP memaparkan tentang rencana strategis DKP dalam implementasi UU Nomor 7 Tahun 2016, Crisna Akbar dari Jaringan KuALA mengupas dasar fungsi advokasi KuALA dalam mengawal implementasi UU Nomor 7 tahun 2016, dan Tetty Mutia, menjelaskan tentang implementasi UU Nomor 7 tahun 2016 dalam perencanaan pembangunan keluatan dan perikanan di Kota Sabang.(az)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved