Rabu, 8 April 2026

Gempa Pidie Jaya

PPNI Dan SEMA Cut Nyak Dhien Langsa Bantu Korban Gempa Pijay

Menurutnya, selama di lapangan sudah delapan titik pengungsian yang didatangi untuk memberikan pertolongan

Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
IST
Ketua PPNI Cut Nyak Dhien Langsa, Husaini (kanan) sedang memberikan bantuan kepada warga Pijay. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA -- DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Cut Nyak Dhien dan SEMA PSIK Cut Nyak Dhien Langsa, melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan untuk membantu korban gempa di Meureudu Pidie jaya.

Ketua komisariat PPNI Cut Nyak Dhien Langsa Muhammad Husaini, kepada Serambinews.com, Minggu (11/12/2016) mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi kemanusian ini dan membantu korban gempa Pijay, semampu apa yang bisa kita lalukan untuk meringankan beban korban gempa.

Selama di Pijay, kita berkumpul di posko PPNI Provinsi Aceh, aksi ini dibantu oleh Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia perwakilan Sumatera Utara, Edwcare Langsa, inWCCA, ILMAKA, dan organisasi BEM mahasiswa Keperawatan seluruh Aceh.

Menurutnya, selama di lapangan sudah delapan titik pengungsian yang didatangi untuk memberikan pertolongan dan penanganan pada korban akibat gempa tersebut. Logistik yang telah terkumpul dari para donatur berupa mie instan, beras, pakaian, air mineral, susu bayi, Pampers untuk bayi dan pembalut wanita.

"Desa yang telah kita berikan bantuan yaitu Desa Buangan, Desa Tijien Saboh, Desa Krung Grong-Grong, Ulim, Desa Cubo dan desa-desa lainnya di kawasan Trienggadeng," ujarnya.

Selain bantuan berupa sembako yang diberikan, perawatan luka juga intens dilakukan setiap hari dengan mendatangi ke posko-posko korban gempa. Kegiatan perawatan luka ini di tangani langsung oleh presiden inWCCA Indonesia Ns. Edy Mulyadi, M.Kep, RN, WOC(ET)N dan juga hipnoterapi dilakukan di posko pusat PPNI Provinsi Aceh oleh azmi SSt.

DPK PPNI Cut Nyak Dhien Langsa meminta kepada pemerintah Aceh dan emerintah setempat untuk lebih fokus dalam pendataan korban gempa di setiap desa dan kecamatan, karena masi ada beberapa desa yang letaknya jauh dari perkotaan belum mendapatkan bantuan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved