Gempa Pidie Jaya
Pembangunan Huntara Dikebut Sebulan
Wakil Bupati (Wabup) Pidie Jaya, H Said Mulyadi yang juga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Pijay menyebutkan
MEUREUDU - Wakil Bupati (Wabup) Pidie Jaya, H Said Mulyadi yang juga Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Pijay menyebutkan, pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban gempa yang rumahnya hancur, akan segera dimulai awal Januari mendatang.
“Kami targetkan, pembangunan huntara ini bisa rampung dikerjakan dalam waktu satu bulan,” katanya di hadapan Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, Plt Gubernur Aceh, dan pimpinan BUMN/BUMD yang mengunjungi Pijay, Rabu (28/12).
Ia menyebutkan, pembangunan huntara ini akan ditempati para korban gempa kususnya yang rumahnya rusak berat, sambil menunggu pembangunan kembali rumah mereka yang akan dikerjakan dalam masa rehab-rekons. Ia memaparkan, total rumah yang hancur total akibat gempa mencapai 2.200 unit. Sedangkan 4.000 unit lainnya mengalami rusak berat dan ringan.
Sementara jumlah warga yang meninggal mencapai 96 orang dan ribuan lainnya mengalami luka berat dan ringan. Hingga ekmarin, sebagian korban luka berat masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Pijay.
Pascagempa, hampir 100.000 warga terpaksa mengungsi atau tinggal di tenda-tenda yang tersebar di sejumlah kecamatan. “Menyusul berakhirnya masa tanggap darurat yang berlangsung selama dua pekan, sebagian warga pun kembali ke rumahnya masing-masing. Dan bagi yang rumahnya hancur total, ditampung di tenda dan diupayakan bisa menempati hunian sementara yang lebih layak dalam satu bulan ke depan.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, dalam kunjungannya ke Pijay kemarin, turut menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai mencapai Rp 300 juta rupiah, bantuan makanan dan bahan bangunan seperti semen, keramik, dan pipa PVP, serta bantuan pakaian sebanyak 7.100 helai. Bantuan uang yang disalurkan merupakan donasi dari PT Semen Indonesia sebesar Rp 200 juta, dan dari PT Candra Agri senilai Rp 100 juta.(ag)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gempa-pijay_20161209_090917.jpg)