Gempa Pidie Jaya

Penyair Indonesia Terbitkan "Puisi Gempa Aceh 6,5 SR"

Mustafa Ismail, penyair asal Trienggadeng, yang menjadi salah seorang inisiator penerbitan buku gempa Aceh,

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Fatimah
SERAMBINEWS.COM/FIKARWEDA
Penyair Mustafa Ismail, asal Trienggadeng 

Laporan Fikar W.Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA---Sebagai bentuk kepedilian dan empati terhadap gempa, para penyair Indonesia menerbitkan kumpulan puisi gempa Aceh, bertajuk " Aceh 6,5 SR."

Antologi tersebut diluncurkan di kafe Kopi Pancong Kalibata City, Jakarta, Jumat (20/1/2017) mendatang.

Panitia penerbitan puisi gempa Aceh, Willy Ana menyampaikan, buku tersebut memuat 100 lebih puisi yang ditulis 100 penyair Indonesia.

Penerbitan buku tersebut dibiayai sendiri oleh penyairnya dengan mengumpulkan dana secara urunan, dan nanti dana dari penjualan buku disumbangkan kepada korban gempa Pidie Jaya.

Peluncuran buku akan diisi dengan pertunjukan baca puisi, musikalisasi puisi, lelang buku, dan penggalangan dana.

Mustafa Ismail, penyair asal Trienggadeng, yang menjadi salah seorang inisiator penerbitan buku gempa Aceh, mengatakan, penerbitan buku tersebut sebagai respons spontan penyair Indonesia terhadap musibah yang dialami Aceh.

"Ini bentuk perhatian penyair terhadap gempa Aceh. Sebagai penyair, tentu menuliskannya dalam bentuk puisi," kata Mustafa Ismail, redaktur halaman seni Koran Tempo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved