Dokter Puskesmas Digilir Bertugas
DPRK Aceh Barat, Kamis (12/1) mengadakan pertemuan khusus menyikapi kasus kekosongan dokter
* Ekses Kasus Kekosongan Dokter
MEULABOH - DPRK Aceh Barat, Kamis (12/1) mengadakan pertemuan khusus menyikapi kasus kekosongan dokter umum di Puskesmas Tangkeh, Kecamatan Woyla Timur. Pertemuan di gedung dewan itu melahirkan kebijakan bahwa dokter umum yang selama ini bertugas di Puskesmas akan menggunakan sistem tugas bergilir.
Pertemuan tersebut dipimpin Ketua DPRK Ramli SE bersama Ketua Komisi D Banta Lidan serta dihadiri Asisten II Setdakab T Muslim Raden, Kadis Kesehatan dr Zafril Luthfy, Direktur RSU Cut Nyak Dhien dr Akbar Siregar SpPD serta Kepala Puskesmas Tangkeh, Woyla Timur, Abubakar dan pejabat terkait lainnya.
Kadis Kesehatan Aceh Barat Zafril Luthfy mengatakan dalam pertemuan tersebut dicapai beberapa kesepakatan antara lain dokter umum yang selama ini bertugas di 13 Puskesmas di Aceh Barat akan menjalankan tugas dengan sistem bergilir untuk menghindari kesenjangan kerja antara dokter umum yang bertugas di kota dan pedesaan. “Nanti akan diatur sistem tugasnya,” katanya seusai pertemuan.
Dia sebutkan selain sistem tugas bergilir ke depan juga akan ada penambahkan dokter umum tujuh orang yang dimutasi dari RS Cut Nyak Dhien ke Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan. Menurutnya, dokter umum dari RSU akan ditempatkan di sejumlah Puskesmas yang selama ini ke kurangan dokter.
Seperti di Puskesmas Pante Ceureumen, Puskesmas Pir Bate Puteh, Puskesmas Tangkeh dan Puskesmas Meutulang yang hanya tersedia masing-masing satu dokter. Jumlah dokter umum di seluruh Puskesmas di Aceh Barat saat ini sebanyak 18 orang. Sedangkan kebutuhan idealnya 35 orang untuk bertugas di 9 Puskesmas rawat inap dan 4 Puskesmas rawat jalan. “Dengan penambahan tujuh dokter dari rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan pelayanan medis,” ujar Zafril.
Ketua DPRK Aceh Barat Ramli SE menyatakan dengan lahirnya kebijakan penambahan dokter umum dan penerapan sistem bertugas bergilir di Puskesmas diharapkan dapat mengantisipasi kekosongan dokter umum di Puskesmas. “Kita berharap sistem tugas bergilir ini dapat memberi rasa keadilan bagi dokter di Puskesmas dan tidak mengecewakan masyarakat,” ungkapnya.(riz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puskesmas-tangkeh-woyla-kekosongan-dokter_20170113_092042.jpg)