Rabu, 13 Mei 2026

Warga Sulit Jual Kerajinan Rotan

Warga yang berprofesi sebagai pengrajin rotan di Dusun Lapangan Heli, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur

Tayang:
Editor: hasyim
Pekerja merapikan kerajinan dari rotan di sebuah toko yang menjual berbagai kerajinan rotan, di Gampong Peuniti, Banda Aceh, Senin (8/2). SERAMBI/ MAWADDATUL HUSNA 

IDI-Warga yang berprofesi sebagai pengrajin rotan di Dusun Lapangan Heli, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, mengaku kesulitan menjual hasil kerajinan tangan mereka.

Marhaban (44) mengatakan, selama ini hasil kerajinan tangan dari rotan yang mereka buat hanya dibeli satu hingga dua pasang oleh warga. “Belum ada pembuatan pasti. Kalau seandainya sudah ada penampung khusus hasil kerajinan akan kami suplai secara terus-menerus,” ungkap Marhaban.

Selama ini hasil kerajinan tangan dengan bahan baku rotan itu, dibuat menjadi keranjang ikan, pangki, dan sange. Harga satu pasang keranjang ikan, jelas Marhaban, berkisar Rp 250-350 ribu, pangki Rp 15 ribu/unit, sange Rp 150 ribu/unit.

Bahan rotannya dibeli Rp 5 ribu/kg dari petani, sedangkan ongkos pembuatan keranjang ikan Rp 110 ribu/pasang, pangki Rp 5 ribu/unit, sange Rp 50 ribu/unit.

“Jika ada tauke yang berminat menampung hasil kerajinan rotan bisa mengambil langsung atau menghubungi saya di nomor HP 0852 60779481,” ungkap Marhaban.(c49)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved