Breaking News
Senin, 20 April 2026

Ceramah soal Pesta Seks dalam Acara Televisi, Akhirnya Ustaz Syam Minta Maaf

Dalam video yang banyak diunggah di media sosial tersebut sang ustaz dinilai melontarkan kalimat yang dinilai tak pantas.

Editor: Faisal Zamzami
facebook
Ustaz Syamsuddin Nur 

SERAMBINEWS.COM - Penggalan video ceramah seorang ustaz saat mengisi program acara di sebuah stasiun televisi mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet.

Dalam video yang banyak diunggah di media sosial tersebut sang ustaz dinilai melontarkan kalimat yang dinilai tak pantas.

Terlihat dalam tayangan video, ustaz Syamsuddin atau yang populer dengan nama Ustaz Syam memaparkan salah satu kenikmatan surga adalah adanya 'pesta seks'.

"Salah satu nikmat yang ada dalam surga adalah pesta seks," ucapnya di tengah para jamaah.

Ustaz Syam kemudian melanjutkan penjelasannya kenapa hal itu menjadi salah satu nikmat surga yang diberikan.

"Minta maaf, karena inilah yang kita tahan-tahan selama di dunia. Inilah yang kita tahan-tahan di dunia dan kenikmatan terbesar yang diberikan Allah SWT di surga adalah pesta seks,"

Sontak ceramah Ustaz Syam mendapatkan perhatian serius dari warganet.

Menurut mereka apa yang disampaikan ustaz Syam tak pantas dan dianggap keterlaluan.

@K_Muslim_UNRAM Yth @KPI_Pusat ...ini ujaran dalam ceramah yg tidak mendidik. Nanti anak2 kita yg muda belia. pengen cepat2 masuk sorga

@Pertapatua_ Keterlaluan, ini sama sj menyamakan Tuhan dengan seorang "Germo" yg menyediakan bidadari hanya untuk melayani nafsu sex mereka.

"Seriously @TRANSTV_CORP , ustad begini kalian siarin? sehat kalian ?" komentar akun @b3811nez.

@JunizarT Ustaz piktor, yang gak malu bicara seperti ini didepan ibu-ibu, Naudzubilah

@hendrorustadi Ngaco aja tuh... memalukan.. Apa gak kblinger tuh ustad? Trus kita sholat apakah tujuan kita adl pesta sex di sorga? Asli ngaco tuh ustad

@WahhabiCC Beragama bagi ibu2 akhirnya hny soal menunggu pesta seks, sbgmn radikalis & teroris sok bela agama demi menggagahi, yg kata mereka, bidadari

@christiyantosw Ini tv harusnya dilaporkan kpi

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved