Ingin Berhenti Merokok? Coba Trik Ini Mungkin Lebih Efektif
Bahaya rokok itu belum termasuk risikonya terhadap organ-organ tubuh dan jantung
SERAMBINEWS.COM - Bagi perokok, menghilangkan kebiasaannya merokok mungkin terasa tidak mungkin.
Jika Anda merasa semua upaya tak membuahkan hasil, mungkin melakukan operasi plastik bisa membantu.
Bukan tindakan operasi plastiknya yang bisa menghentikan kebiasaan merokok, namun persiapan operasinya.
Seperti diketahui, pasien yang akan menjalani operasi plastik harus berhenti merokok 2 minggu sebelum tindakan.
Baca: Merokok di Lingkungan RSUCM, Uang Jasa Dipotong
Merokok bisa menyebabkan komplikasi berbahaya saat operasi. Bahkan, banyak dokter bedah yang menolak mengoperasi pasien perokok.
Dalam penelitian terbaru terungkap, orang-orang yang diminta berhenti merokok 2 minggu sebelum operasi cenderung berhasil menjauhi rokok bahkan sampai selamanya.
Memang tidak realistis jika meminta pecandu rokok untuk menjalani operasi plastik.
Tapi yang digarisbawahi dari hasil studi tersebut adalah berhenti merokok adalah hal yang mungkin jika mereka memahami risiko kesehatannya.
Baca: Rokok Ilegal Senilai Rp 156 Juta Dimusnahkan, tapi Ada yang Masih Disimpan, Kenapa?
Sebanyak 70 persen responden dalam penelitian ini setuju bahwa berdiskusi dengan dokter dan diberi tahu bahaya menghisap rokok bagi hasil operasi membuat mereka sadar untuk berhenti.
Sebanyak 40 persen juga mengaku tidak merokok lagi sampai 5 tahun pascaoperasi dan 25 persen sama sekali tak merokok lagi.
"Mendiskusikan secara spesifik bahwa rokok pada pasien terhadap hasil operasi ternyata sangat memengaruhi mereka untuk berhenti," kata Aaron C.Van Slyke seperti dikutip dari Yahoo Beauty.
Secara umum, merokok akan membuat pembuluh darah mengerut sehingga oksigen tidak bisa berikatan dengan sel darah.
Baca: Gara-gara Asap Rokok, Bayi Ini Alami Sesak Napas hingga Ajal Menjemputnya, Begini Kisahnya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-berhenti-merokok_20170119_232622.jpg)