Hati-hati Makan Kates! Ini Manfaat dan Bahayanya
Tapi ingat! Jangan sembarangan mengonsumsi buah asal Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan ini.
Penulis: Nani HS | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Nani HS | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Buah kates atau papaya (Carica papaya L.) memang banyak manfaatnya.
Antara lain; bisa sebagai anti-inflamasi (mencegah sakit), antikanker, dan menguatkan sistem imun (mencegah penyakit seperti infeksi, pilek, flu dan meredakan demam).
Kemudian menyehatkan tulang (meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi ekskresi kalsium).
Mempercepat penyembuhan luka (enzim proteolitik chymopapain dan papain dalam pepaya berfungsi seperti salep).
Baca: Pepaya Ampuh Redakan Mual dan Kembung
Mengurangi berat badan (enzim pada pepaya memberikan dampak pada pengurangan protein, karbohidrat dan lemak pada tubuh).
Dalam setiap 100 gram pepaya mengandung 43 kalori, vitamin C, serta asam folat.
Tapi ingat! Jangan sembarangan mengonsumsi buah asal Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan ini.
Seperti dilansir livestrong.com kebanyakan memakan boh peutek (bhs Aceh) ini, akan terjadi:
Kulit pucat: Terjadi perubahan warna kulit dalam kadar yang rendah (karotenemia). Biasanya sangat terlihat di telapak tangan dan telapak kaki.
Baca: Ternyata Biji Pepaya Berkhasiat bagi Kesehatan
Gangguan pernapasan: Karena enzim papain berlebihan bisa mengganggu pernafasan. Bagi mereka yang mudah alergi, enzim papain bisa menyebabkan demam, asma, sesak napas, hingga hidung tersumbat.
Pembentukan batu ginjal: Mengonsumsi pepaya berlebihan sama artinya seperti makan vitamin C berlebihan. Ini mengakibatkan keracunan serta pembentukan asam oksalat yang bisa berujung dengan pembentukan batu ginjal.
Gangguan pencernaan: Sebenarnya pepaya tinggi serat dan bisa mencegah sembelit. Tapi terlalu banyak makan pepaya bisa menyebabkan sakit perut akibat kandungan enzim papain di dalamnya.