Jumat, 10 April 2026

Status Gunung Agung Bali Jadi Awas, 12 Kilometer Harus Kosong dari Aktivitas

Dia menyebutkan, kantong magma memang masih berada pada kedalaman 5 km. Tetapi terjadi pergerakan fluida ke arah permukaan.

TRIBUN BALI
Status Gunung Agung di Bali ditingkatkan dari 'Siaga' menjadi 'Awas', Jumat (22/9/2017) malam. 

SERAMBINEWS.COM, KARANGASEM - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologis (PVMBG) menaikan status Gunung Agung dari level III (siaga) menjadi level IV (awas).

Naiknya status ditetapkan pada Jumat (22/9/2017) malam pukul 20.30 Wita.

"Melihat perkembangan terakhir, aktifitas kegempaan vulkanik begitu tiggi dengan imi ditingkatkan statusnya dari level 3 siaga jadi 4 atau awas," kepala PVMBG Kasbaniz Jumat (22/9/2017) malam.

Dengan penetapan status awas, maka warga, wisatawan, atau pendaki diimbau tidak beraktivitas pada radius 9 km ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 12 km.

"Daerah tersebut harus kosong dari aktivitas," kata Kasbani.

(Baca: Gunung Agung Bali Akan Meletus? Warga Mulai Mengungsi, Tanda-tandanya Sudah Terlihat)

Dia menyebutkan, kantong magma memang masih berada pada kedalaman 5 km. Tetapi terjadi pergerakan fluida ke arah permukaan. "Kantong magma masih tetap, tapi fluida mulai naik dan rentetan gempa terus terjadi. Awan panas belum terlihat," kata Kasbani.(*)

Berita ini tayang di Kompas.com dengan judul "Status Gunung Agung Meningkat Jadi Awas, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 12 Km"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved