Penyesalan Jorge Lorenzo Setelah Gagal Bersaing dengan Marquez dan Pedrosa di MotoGP Aragon 

Pada balapan di MotorLand Aragon, Jorge Lorenzo mengawali balapan dari posisi kedua.

Penyesalan Jorge Lorenzo Setelah Gagal Bersaing dengan Marquez dan Pedrosa di MotoGP Aragon 
DUCATI.COM
Jorge Lorenzo beraksi saat balapan MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Pebalap tim Ducati, Jorge Lorenzo, sedikit menyesal dengan pilihan ban saat menjalani balapan MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017).

Pada balapan di MotorLand Aragon, Jorge Lorenzo mengawali balapan dari posisi kedua.

Baca: MotoGP Aragon 2017 - Ini Rekor Baru yang Dicetak Marc Marquez Setelah Menang di Aragon

Pebalap Ducati Team asal Italia, Jorge Lorenzo, memacu motornya pada balapan GP Qatar di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (26/3/2107).
Pebalap Ducati Team asal Italia, Jorge Lorenzo, memacu motornya pada balapan GP Qatar di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (26/3/2107). (MOTOGP.COM)

Jorge Lorenzo akhirnya berhasil meraih podium keduanya musim ini dengan finis di posisi ketiga.

"Ini hampir seperti kemenangan, saya lebih dekat dari sebelumnya dan saya telah hidup lebih lama dari sebelumnya," kata Jorge Lorenzo yang dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP.

Baca: MotoGP Aragon 2017 - Pedrosa Protes Gaya Balap Rossi karena Hampir Membuatnya Terjatuh

Marc Marquez juara MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017)
Marc Marquez juara MotoGP Aragon, Minggu (24/9/2017) (REPRO/SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD HADI)

Jorge Lorenzo menyebut pilihan ban merupakan alasan dirinya gagal bersaing dengan Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Tiga kali juara dunia MotoGP itu menggunakan pilihan ban slick-soft.

Sedangkan Marc Marquez menggunakan slick-hard.

Dani Pedrosa menggunakan slick-medium.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved