Rabu, 29 April 2026

Angkernya Kawasan ‘Peti’ Misterius di Lhok Gelumpang, Ada Batu Berbentuk Wajah, Begini Penampakannya

Beberapa warga mengaku pernah melihat dua sosok gadis cantik yang duduk di atas batu besar, di lokasi yang diduga peti batu yang belum terungkap itu.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Unsur muspika Setia Bakti melihat lokasi penemuan benda mirip peti batu di lokasi wisata Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya Kamis (28/9/2017). 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG – Lokasi wisata di Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya yang pernah jaya pada era tahun 90 an, kini berubah menjadi angker.

Keangkeran sangat terasa di lokasi penemuan benda yang mirip dengan sebuah peti di batu besar di kaki gunung.

Kawasan tersebut kini dipenuhi dengan semak-semak belukar yang berada di dekat pantai.

Tidak ada warga yang berani datang ke lokasi itu seorang diri, terutama pada saat hujan rintik-rintik.

(Baca: Misteri Peti Batu di Aceh Jaya, Berawal Mimpi Bertemu Gadis Cantik, Mungkinkah Harta Karun?)

Keuchik Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti Marzuki kepada Serambinews.com, Jumat (29/9/2017), mengatakan, cerita keangkeran mulai merebak semenjak matinya tempat wisata di daerah itu, seiring memuncaknya konflik bersenjata di Aceh, pada awal tahun 2000-an.

Beberapa warga mengaku pernah melihat dua sosok gadis cantik yang duduk di atas batu besar, di lokasi yang diduga peti batu yang belum terungkap itu.

Semenjak cerita-cerita seram itu merebak, tidak ada warga yang berani seorang diri ke lokasi tersebut.

Sebuah batu mirip sebuah peti tersimpan di sebuah batu besar yang bentuknya mirip wajah, di kaki gunug Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Kamis (28/9/2017).
Sebuah batu mirip sebuah peti tersimpan di sebuah batu besar yang bentuknya mirip wajah, di kaki gunug Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Kamis (28/9/2017). (SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI)

Cerita keangkeran lokasi tersebut semakin menguat menyusul insiden yang menimpa sejumlah anggota Palang Merah Indonesia (PMI) yang menggelar kegiatan perkemahan di kawasan itu pada tahun 2014.

Saat itu, puluhan anak PMI mengalami kerasukan. Akibatnya, kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 3 hari, hanya bisa berjalan satu hari saja.

Panitia terpaksa memangkas jadwal, karena tidak sanggup mengatasi puluhan anggota PMI yang kerasukan.

Bangunan mushalla yang tidak lagi terurus, di lokasi wisata Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Kamis (28/9/2017).
Bangunan mushalla yang tidak lagi terurus, di lokasi wisata Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Kamis (28/9/2017). (SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI)

“Kawasan penemuan peti bati atau lokasi wisata Lhok Geulumpang memang terkenal angker saat ini dan menyeramkan. Kita pernah ikut menangani membantu anak-anak PMI yang kerasukan di lokasi tersebut,” kata Samsuarni warga Panga yang mengaku ikut menangani relawan PMI yang mengalami kesurupan kala itu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved