Selasa, 14 April 2026

Sadis! Puas Dipaksa Berhubungan Badan, Gadis ABG ini Tewas Dibunuh, Ternyata ini Alasan Pelaku

"Saya ngajak korban berhubungan intim itu ya setengah sadar, kalau seandainya sadar saya gak bakalan melakukan hal itu," ungkap pelaku.

Editor: Faisal Zamzami
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Madinatul Hujah (21) nekat habisi remaja putri cantik usai ia paksa hubungan intim. Bukan hanya dendam tapi ia ternyata alasan krusial ini. Simak selengkapnya di dalam berita. 

SERAMBINEWS.COM, MALANG - "Saya pukul korban dengan batu. Dua kali seingat saya. Setelah benar-benar tak bernafas, saya tinggalkan korban di sawah."

Demikian pengakuan Madinatul Hujah (21) yang bikin merinding pada Reporter Surya, Kamis (28/9/2017) pelaku pembunuhan remaja putri cantik yang ditemukan di area persawahan nyaris tanpa busana.

EPN (16) warga Sumbersuko, Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebelumnya hebohkan warga karena ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tanpa identitas.

Setelah diketahui identitasnya, lama-lama kasus ini terkuak.

Keterangan awal pelaku pembunuhan kepada polisi pembunuhan dilakukan lantaran ia dendam dengan EPN.

Alasannya, EPN dinilai sebagai orang yang bikin renggang hubungan pelaku dengan sang kekasih.

Remaja putri nan cantik EPN (16) tewas dibunuh Muhamad Madinatup Huja (17). Pelaku membunuh korban setelah puas memaksa remaja putus sekolah ini berhubungan intim. Alasan membunuh snagat sepele. Simak selengkapnya dalam berita.
Remaja putri nan cantik EPN (16) tewas dibunuh Muhamad Madinatup Huja (17). Pelaku membunuh korban setelah puas memaksa remaja putus sekolah ini berhubungan intim. Alasan membunuh snagat sepele. Simak selengkapnya dalam berita. (SURYA.CO.ID/KOLASE TRIBUNWOW.COM)

Namun ternyata saat dirilis dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono ada fakta mengejutkan lain yang terungkap.

Kepada Surya, Madinatul Hujah, ngaku tidak sengaja alias spontan saat membunuh korban.

Menurutnya meski dendam pada korban ia tak berniat untuk membunuh.

"Saya memang dendam karena gara-gara dia (korban) hubungan saya dengan pacar renggang. Saya tidak tahu apa yang disampaikannya ke pacar saya. Tapi saya tidak berniat membunuhnya," kata pelaku.

Menurutnya saat pembunuhan tersebut ia lakukan, Hujah dalam kondisi setengah sadar.

Sebelumnya baik pelaku dan korban serta bersama beberapa teman melakukan pesta miras.

Namun karena ada patroli polisi mereka berlarian menyelamatkan diri hingga Hujah hanya bersama EPN di area persawahan.

"Saya ngajak korban berhubungan intim itu ya setengah sadar, kalau seandainya sadar saya gak bakalan melakukan hal itu," ungkap pelaku.

Pertanyaan selanjutnya adalah tentang alasan pelaku membunuh korban.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved