Haria Peukan Meureudu Dapat Bingkisan dari Camat dan Kabid, Penasaran Isinya?
Ayah tiga anak dari warga Gampong Glumpang Tutong, Kecamatan Meureudu ini , tergolong giat dan rajin sekaligus bertanggung jawab dalam bertugas.
Penulis: Abdullah Gani | Editor: Yusmadi
Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Setiap orang mendapat hadiah atau oleh-oleh atau juga bisa disebut bingkisan atau yang namanya penghargaan sekali pun tentu ada sebab musabab.
Begitu pula yang dialami Iskandar Hamid (48), yang bertugas sebagai Pacter Pasar atau lazim disebut “Haria Peukan”.
Kendati hanya baru beberapa pekan ia mengemban tugas sebagai “Haria”, tapi langsung mendapat perhatian camat dan Disperindagkop dan UKM (Dinas Perindustrian Perdagangan Usha Kecil dan Menengah) setempat.
(Baca: Parit Pasar Lambaro Tersumbat Sampah)
Ayah tiga anak dari warga Gampong Glumpang Tutong, Kecamatan Meureudu ini , tergolong giat dan rajin sekaligus bertanggung jawab dalam bertugas.
Disamping tugas sebagai Haria (pengutip pajak harian), Iskandar sehari-hari juga ikut membantu kebersihan.
Setiap hari, sejak pagi-pagi benar ia langsung ke Keude Meureudu. Terkadang, sejumlah ternak terutama kambing masih tidur-tiduran di beberapa kaki lima pertokoan yang sedang dibangun, ia sudah ada di sana dan bergegas menghalau ternak dimaksud.
(Baca: Perempuan Cantik Ini Menjadi Satu-satunya Penjual Ikan di Pasar Turki, Alasannya Membanggakan)
Sehingga tak mengherankan jika selama ini wajah Ibukota Kecamatan sekaligus sebagai ibukota kabupaten mulai “bersinar”.
Karena begitu peduli dan tanggung jawab terhadap tugas, lantas mengundang perhatian Camat Meureudu, Jailani SE, MM dan Kabid Perdagangan Disperindagkop, Ir Muslim Yahya.
Dalam bincang-bincang dengan Serambinews.com, di sebuah warkop di Keude Meureudu, Kamis (12/10/2017), Iskandar mengaku mendapat oleh-oleh atau bantuan dari kedua pejabat tadi.
(Baca: Jangan Mau Tertipu, Waspadalah Alat Penghemat Listrik yang Beredar di Pasaran! )
Bantuan yang diberikan berupa pakaian (bukan pakaian petugas kebersihan----red), melainkan pakaian biasa atau baju baru serta sejumlah uang.
Iskandar tampaknya enggan menyebutkan nilai nominalnya.
“Gak enak lah kalau saya sebut berape-nya. Yang jelas lumayanlah,” kata Iskandar dengan hati lega sekaligus berterima kasih kepada Camat dan Kabid.
Ia mengaku dalam bertugas ditekuninya dengan ikhlas dan setulus hati.
“Saya tak menyangka dapat bantuan,” paparnya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/haria-peukan-meureudu-iskandar-hamid_20171012_193846.jpg)