Rencana Bangun Kampus IPDN, Tim Verifikasi Sudah Tiba di Bireuen
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Saifannur SSos kepada Serambinews.com, Rabu (29/11/2017).
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Yusmadi
Laporan Ferizal Hasan | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Tim Verifikasi rencana pembangunan Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN) tiba di Bireuen.
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Saifannur SSos kepada Serambinews.com, Rabu (29/11/2017).
Dikatakannya, tim verivikasi rencana pembangunan IPDN di Bireuen akan meninjau lokasi atau lahan tempat dibangunnya kampus IPDN Regional Aceh di Bireuen.
(Baca: Lulusan IPDN Minta Ditempatkan di Jawa, Tjahjo Ancam Kirim ke Aceh atau Papua)
Selain itu, tim yang beranggotakan sembilan orang itu juga akan meninjau gedung diklat milik Pemerintah Aceh yang sudah lama dibangun di Cot Batee Geuleungku, Pandrah.
“Sebelum IPDN selesai dibangun, nantinya gedung diklat tersebut sementara akan dipergunakan untuk ruang belajar dan penginapan praja. Karena gedung diklat itu memiliki 400 tempat tidur yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, air bersih, listrik, AC, jaringan internet, serta sanitasi yang baik,” kata Bupati.
Dikatakan Saifannur, Pemerintah Aceh khususnya Gubernur Aceh sangat setuju dibangun IPDN di Bireuen.
Sehingga gedung diklat diizinkan untuk digunakan untuk kampus IPDN Regional Aceh untuk sementara waktu.
“Tahun pertama dan kedua, mahasiswa IPDN regional Aceh akan belajar di gedung diklat Cot Batee Geulungku,” terangnya.
Tambah Saifannur, tahun 2018 Pemerintah Aceh juga akan menganggarkan dana untuk operasional dan berbagai kebutuhan Kampus IPDN Regional Aceh di Bireuen.
(Baca: Anaknya Dijanjikan Lulus IPDN, Muktar Tertipu Rp 185,5 Juta)
“Niat baik Gubernur untuk memajukan pendidikan di Aceh wajib kita dukung. Harapkan kita dukungan masyarakat agar rencana pembangunan kampus IPDN Regional Aceh dapat terwujud di Bireuen, sehingga geliat ekonomi masyarakat juga akan tumbuh dan berkembang,” pungkas Saifannur.
Wakil Ketua DPRK Bireuen, Athaillah M Saleh menambahkan, dewan juga sangat menyambut baik dan akan mendukung sepenuhnya pembangunan IPDN regional Aceh di Bireuen.
“Bireuen sangat cocok dan layak dibangun IPDN, karena berada di segitiga emas Aceh, sangat mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat Aceh maupun luar Aceh,” kata Athaillah. (*)