Sail Sabang 2017

Jelang Wapres Buka Sail Sabang Besok, BMKG Keluarkan Peringatan

Isinya antara lain berupa peringatan tentang potensi cuaca buruk yang melanda Pulau Sabang dan sekitarnya.

Jelang Wapres Buka Sail Sabang Besok, BMKG Keluarkan Peringatan
Shutterstock
Ilustrasi cuaca buruk. 

Laporan Anshar Hasyim |Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait gangguan cuaca di sekitar Pulau Sabang, sehari menjelang Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka event Sail Sabang 2017 yang dijadwalkan berlangsung, Sabtu besok (2/12/2017).

Peringatan BMKG ini juga ditujukan kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Isinya antara lain berupa peringatan tentang potensi cuaca buruk yang melanda Pulau Sabang dan sekitarnya.

BMKG merincikan potensi gangguan cuaca diprediksi juga terjadi selama kegiatan Sail Sabang 28- November-5 Desember 2017 yang puncak pelaksanaannya digelar di Teluk Sabang.

Menurut data update berkala yang dikeluarkan BMKG potensi peningkatan angin kencang dan gelombang tinggi diprediksi berlangsung 30 November sampai 2 Desember 2017 melanda perairan Aceh dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauan kodisi atmosfer terkini, terdapat pola sirkulasi siklonik di wilayah Selat Malaka bagian utara.

"Kondisi ini memberikan dampak adanya peningkatan kecepatan angin hingga 37-65 km/jam yang diperkirakan mulai terjadi tanggal 30 November-2Desember 2017 di wilayah Selat Malaka, perairan utara Aceh dan Pulau Sabang," demikian bunyi petikan surat yang dirilis BMKG yang ditandatangani Kepala BMKG Republik Indonesia Dwikorita Karnawati tertanggal 29 November 2017.

Adapun dampak yang bisa ditimbulkan dari gangguan cuaca ini antara lain hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi.

Peningkatan gelombang tersebut masuk dalam kategori tinggi/rough sea yang mencapai 2,5 sampai 4 meter yang berpotensi terjadi di wialayah perairan utara Aceh dan sekitar Pulau Sabang.

Sedangkan tinggi gelombang dengan kategori sangat tinggi/very rough sea mencapai 4 sampai 6 meter berpotensi terjadi di wilayah Selat Malaka bagian utara.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, masyarakat dan kapal-kapal yang melintas diimbau untuk tetap wasapada dan siaga dengan selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG. (*)

Penulis: AnsariHasyim
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved