13 Tahun Tsunami Aceh

Nasir Djamil: Saatnya Paradigma Bencana Diubah dari Tanggap Darurat ke Mitigasi

Mulai saat ini harus kita ubah dari tanggap darurat ke penyiapan diri melalui berbagai upaya untuk penguatan kemampuan menghadapi bencana.

Penulis: Nasir Nurdin | Editor: Safriadi Syahbuddin
DOK F-PRB ACEH
Anggota DPR RI, Nasir Djamil didampingi moderator Yarmen Dinamika dan Ketua Dewan Pakar Forum PRB Aceh Dr Taqwaddin menyampaikan materi pada diskusi publik Pengurangan Risiko Bencana di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) di Banda Aceh, Senin (25/12/2017). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil mengingatkan masyarakat agar mengubah paradigma bencana dari tanggap darurat ke mitigasi.

"Kalau selama ini kita hanya disibukkan dengan urusan tanggap darurat saat terjadi bencana, mulai saat ini harus kita ubah ke penyiapan diri melalui berbagai upaya untuk penguatan kemampuan menghadapi bencana," kata Nasir Djamil.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada Diskusi Publik Pengurangan Risiko Bencana yang dilaksanakan Forum PRB Aceh di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh di Banda Aceh, Senin (25/12/2017).

Menurut Nasir, dengan cara itulah bisa diwujudkan Aceh Teuga dan tangguh bencana.

Ketika membuka Diskusi Publik bertema; Mengenali Potensi Bencana dan Mengurangi Risikonya tersebut, Nasir yang duduk di Komisi Hukum DPR RI mengingatkan tentang pentingnya penyiapan diri pada masa pra-bencana.

(Baca: 13 Tahun Tsunami – Alumni Magister Kebencanaan Unsyiah Usul Peringatan Tsunami Jadi Agenda Nasional)

(Baca: Ini 7 Bencana Alam Terparah Menerjang Indonesia Selama Tahun 2017)

Dalam masa pra-bencana, kata Nasir, banyak yang bisa kita lakukan terkait mitigasi.

“Saya akan ajak kawan-kawan Forbes DPR dan DPD RI untuk bersama-sama mencarikan format yang tepat bagaimana kita mengedukasi masyarakat agar mereka selalu siap dan tangguh menghadapi bencana,” kata Nasir Jamil.

Diskusi publik tersebut diikuti oleh keuchik dan tokoh perempuan dari 20 desa dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Narasumber selain Nasir Jamil juga Kalak BPBA diwakili Kasi Kesiapsiagaan Mukhsin Syafi’i ST MT, Ketua Dewan Pakar Forum PRB Aceh Dr Taqwaddin SH SE MS, dan Kepala DPMG Aceh Prof Dr Ir Amhar Abubakar MSc.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved