Berita Lhokseumawe

Sempat Terbakar, Pabrik NPK PT PIM di Aceh Utara Kembali Beroperasi

Menurut penuturan warga setempat, sebelum asap membumbung tinggi dari salah satu bangunan pabrik, sempat terdengar suara ledakan.

|
Editor: mufti
KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO
Pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dilaporkan terbakar, Jumat (20/8/2025). 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pabrik NPK PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Krueng Geukueh, Kabupaten Aceh Utara, saat ini telah beroperasi kembali setelah sempat terbakar pada Jumat (29/8/2025) pukul 15.43 WIB. Kebakaran terjadi pada bagian gudang pabrik NPK dan transfer tower.

Penanggungjawab Sementara (Pgs) Sekretaris Perusahaan PT PIM, Muhammad Taufiq, Sabtu (30/8/2025), mengatatakan, penghentian operasional pabrik berlangsung selama 10 jam sejak kebakaran itu terjadi. Pada pukul 01.24 WIB, Sabtu dini hari, pabrik NPK kembali beroperasi.

“Ini bukti bukti kesigapan tim PIM dalam menjaga keandalan fasilitas produksi, sekaligus memastikan ketersediaan stok pupuk NPK untuk wilayah Sumbagut, sebagai wujud dukungan perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional,” katanya.

Terkait penyebab kebakaran itu sendiri, sampai kemarin masih belum diketahui pasti. Menurut penuturan warga setempat, sebelum asap membumbung tinggi dari salah satu bangunan pabrik, sempat terdengar suara ledakan. “Awalnya terdengar suara ledakan mirip bom. Tidak lama kemudian baru terlihat asap mengepul tinggi,” kata Muhammad, warga sekitar lokasi kejadian. 

Asap hitam yang membubung tinggi membuat warga sekitar panik berhamburan ke lokasi. Jalan menuju lokasi pun dipadati kendaraan, sementara suara sirine pemadam kebakaran meraung-raung memecah ketegangan.

Tak lama, sejumlah armada Damkar dari Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, hingga tim internal PIM dikerahkan.  Mereka terlihat berjibaku, bahu-membahu melawan kobaran api yang melahap gudang pabrik NPK.

Vice President Tanggung Jawab Sosial Lingkungan dan Hubungan Masyarakat PT PIM, Saiful Rakjab, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, kebakaran terjadi di area gudang pabrik NPK.

Mengenai penyebab kebakaran, Saiful menyebutkan tim internal masih menyelidiki kejadian itu. “Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses investigasi dan evaluasi internal selesai dilakukan,” ujarnya.

Pgs Sekretaris Perusahaan, PT Pupuk Iskandar Muda, Muhammad Taufiq, Sabtu (30/8/2025) menyampaikan, kebakaran terjadi pada bagian dinding luar gudang penyimpanan dan transfer tower produk curah NPK PIM. Sumber api awalnya diketahui oleh operator pada pukul 15.05 WIB.

Saat itu tim pemadam kebakaran PIM segera melakukan penanggulangan kebakaran dengan dibantu oleh tim pemadam kebakaran Pemko Lhokseumawe. Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.59 WIB, sehingga tidak meluas ke dalam gudang dan tidak menimbulkan kerugian yang signifikan.

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan tidak ada gangguan terhadap proses produksi maupun distribusi produk PIM,” ujar Muhammad Taufiq.

Dikatakannya, PIM saat ini sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab  kebakaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. "PT Pupuk Iskandar Muda berkomitmen untuk menjaga keselamatan kerja dan keamanan fasilitas sesuai dengan standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang berlaku guna mendukung Ketahanan Pangan Nasional," pungkasnya.(zak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved