Citizen Reporter
Ujian di Negara Ratu Elizabeth
DESEMBER dan Januari menjadi bulan penuh tantangan bagi mahasiswa di Inggris. Meskipun pada bulan tersebut
Konsepnya sebenarnya sangat sederhana “mahasiswa khawatir jika dosen tidak memahami apa yang mereka sampaikan dalam tulisan mereka”, tapi ini akan berdampak sangat besar terhadap nilai yang akan diberikan. Bagi saya pribadi, teman memiliki peran yang besar dalam momen seperti ini. Meski berasal dari negara dan agama yang berbeda, tapi banyak dukunganyang mereka berikan kepada saya, misalnya, mengirimkan sms berupa doa, dan hampir semua teman muslim mengingatkan saya untuk berzikir sebelum masuk ke dalam ruangan ujian agar Allah memudahkan segalanya.
Indahnya ukhuwah dan saya marasa sangat tentram meski beban yang saya rasakan sangat besar karena pertama kalinya menghadapi ujian di negara berbasis bahasa Inggris ini. Setelah seluruh prosesi ujian berakhir, hampir semua mahasiswa di sini mengadakan pesta untuk merayakan berakhirnya ujian. Sebagian mengadakan makan malam bersama di flat, di rumah, dan di asrama, bahkan ada pula yang ke restoran, pub, bar, night club, ataupun diskotik. Begitulah sedikit pengalaman saya mengikuti ujian di sini. Intinya, tidak ada ujian yang mudah, di mana pun dan apa pun bentuknya harus dihadapi dengan sungguh-sungguh. Do your best, let Allah do the rest, lakukanlah yang terbaik, selebihnya urusan Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/khairisma-zainuddin_20180129_113429.jpg)