Kamis, 7 Mei 2026

 Lima Kali Berturut-turut Serambi Raih Anugerah IPMA, Nanti Malam Terima Trofi di Padang

Ini anugerah kelima bagi Harian Serambi Indonesia untuk kategori serupa, karena Serambi telah meraihnya berturut-turut sejak 2014

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YARMEN DINAMIKA
MENTERI Pariwisata, Arif Yahya menjadi narasumber pada Seminar Nasional dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) yang dilaksanakan di Hotel Inna Muara, Padang, Sumatera Barat, Rabu (7/2/2017) pagi. Seminar dihadiri hampir seribu peserta dari seluruh Indonesia. Malam nanti dilanjutkan dengan penyerahan anugerah bagi pemenang IPMA 2018 se-Indonesia 

Baca: Tsunami Datang Menerjang, Menghantam Apa Saja - Kisah Jurnalis Serambinews.com Dijekar Tsunami (2)

Baca: Halaman Masjid Bantuan Pembaca Serambi Indonesia di Aceh Tengah Diperlebar

Baca: Redpel Serambi Indonesia Jadi Moderator Debat Kandidat Calon Bupati Singkil

Menurut Manajer Produksi Serambi Indonesia, Jamaluddin SE, anugerah IPMA sudah lima kali berturut-turut diraih Serambi sejak 2014.

"Tahun 2014 Serambi dapat trofi bronze (perunggu), tahun 2015 trofi silver (perak), tahun 2016 bronze, 2017 juga dapat bronze. Mudah-mudahan saat penganugerahan di Padang malam nanti Serambi bisa meraih gold atau minimal silver lagi," kata Jamaluddin.

Baca: Inikah Hari Kiamat yang Diceritakan Alquran? - Kisah Jurnalis Serambinews.com Dikejar Tsunami (1)

Baca: VIDEO Irwandi Mendadak Kunjungi Serambi

Penyelenggaraan IPMA tahun ini mengusung tema "Kreativitas Tanpa Batas di Era yang Terus Berubah."

IPMA merupakan penghargaan paling bergengsi bagi industri media cetak nasional. 

Selain IPMA, SPS juga menyerahkan anugerah InMA, IYRA, dan ISPRIMA 2018 malam nanti di Ballroom Hotel Mercure Padang.

Baca: Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia

Baca: Fotografer Serambi Juara Lomba Foto

Panel jurinya berlatar belakang praktisi (ahli) di bidang desain grafis dan branding, foto jurnalisme, marketing, periklanan, dan komunikasi massa.

Aspek yang dinilai adalah desain grafis 25%, ide kreatif 25%, branding 15%, foto jurnalisme 20%, dan komunikasi 15%.

Untuk menghindari bias dan konflik kepentingan, maupun menjaga independensi dan kredibilitas penjurian, sejak IPMA 2010 panitia seleksi tidak mengundang tokoh praktisi media cetak sebagai anggota dewan juri.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved