Satu Jam Hotel Kyriad Muraya Gelap Gulita, Karyawan dan Tamu Peringati Earth Hour
Puncak acara dipusatkan di lobi hotel, dengan membakar lilin yang membentuk tulisan earth hour dan penandatanganan petisi
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Selama satu jam lama kondisi Hotel Kyriad Muraya Banda gelap gulita, mulai dari halaman, lobi, hingga kamar tamu di lantai atas.
Fenomena itu merupakan bagian dari aksi memperingati earth hour yang diselenggarakan Kyriad Muraya, Sabtu (24/3/2018) malam, mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Puncak acara dipusatkan di lobi hotel, dengan membakar lilin yang membentuk tulisan earth hour dan penandatanganan petisi.
Baca: Banda Aceh Peringati Earth Hour
Peringatan earth hour itu ikut melibatkan semua karyawan hotel dan sejumlah tamu yang menginap.
Lampu mulai dimatikan sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, meliputi halaman, lobi, restauran, lounge, koridor, hingga beberapa kamar tamu.
Director Of Sales Marketing Kyriad Muraya Hotel, Agave mengatakan, Kyriad ikut berpartipasi dalam kegiatan itu sebagai bentuk kampanye untuk menghemat energi dan memberi waktu untuk istirahat sejenak kepada bumi.
Baca: Pemilik TFC Gratis Sarapan di Kyriad
“Kita mengajak semua tamu berpartisipasi, sebagai simbol kepedulian terhadap kondisi alam dan iklim yang semakin memprihatinkan,” ujarnya.
Earth Hour merupakan agenda yang diperingati setiap tahun, tepatnya pada 24 Maret malam.
Kegiatan ini yaitu kampanye secara global untuk mengajak penduduk dunia peduli terhadap bumi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peringatan-earth-hour-yang-diselenggarakan-kyriad-muraya_20180325_130819.jpg)