Nyak Sandang Ingin Melihat Wajah Presiden Jokowi Pasca Operasi Mata
masih banyak orang-orang pemegang obligasi lainnya untuk pembelian pesawat Seulawah RI
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Fikar W.Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pasca operasi mata sebelah kiri, Nyak Sandang (91) ingin melihat wajah Presden Joko Widodo.
"Dulu saya hanya salaman. Sekarang saya ingin melihat wajah Pak Presiden setelah operasi mata ini, " kata Nyak Sandang, saat dibezuk Serambinews.com di Paviliun Kartika RSPAD Jakarta, Sabtu (31/3/2018).
Nyak Sandang menjalani operasi mata pada Rabu pekan lalu.
Baca: VIDEO - Pegang 8 Surat Obligasi, 3 Diantaranya Berjenis Pinjaman Negara
Operasi berlangsung 28 menit. Salah seorang anggota keluarga yang mendampingi, Maturidi, bertindak sebagai penterjemah, sebab Nyak Sadang tak fasih berbahasa Indonesia.
Pasca operasi, saat ini sedang dalam pemulihan. Dijadwalkan Rabu pekan depan akan dikontrol lagi.
"Saya tambah semangat, terima kasih Pak Presiden," kata Nyak Sandang, saat ditanya perasaannya setelah operasi.
Suaranya kuat dan sesekali ia tertawa, memperlihatkan hatinya begitu gembira.
Didampingi Khaidar, putra bungsunya, dan Maturidi, keluarga dekat, Nyak Sandang lalu duduk dan bersedia melakukan foto bersama.
"Sudah,saya sudah bisa melihat, setelah operasi," katanya.
Cuma saja, kadang mata masih perih, terutama saat ditetes obat.
Baca: Pengakuan Nyak Sandang Soal Pesawat Seulawah RI-001: Kami Patuh Ulama karena tidak Mau Terus Dijajah
Nyak Sandang mengaku bahagia, bahwa masa penantian selama 68 tahun terobati di era Presiden Joko Widodo.
Kepada Presiden, Nyak Sandang, selain minta dioperasi mata, juga minta diberangkatkan ke tanah suci dan membangun masjid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nyak-sandang_20180331_105324.jpg)