Bagaimana Kelanjutan Pembangunan Pabrik Semen Laweung, Ini Penjelasan Abusyik
Sehingga kedua perusahaan inilah harus memperjelas kelanjutan pembangunan pabrik semen
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sejak berhenti pembangunan pabrik semen perbatasan di Laweung, Kecamatan Muara Tiga dan Batee, Pidie pada September 2017 lalu, sampai kini masih belum jelas kapan dilanjutkan kembali.
Malah ditengarai ini masalah internal dua perusahaan.
"Kami tidak tahu kapan dilanjutkan kembali pembangunan pabrik semen ini," kata Bupati Pidie, Roni Ahmad kepada Serambinews.com usai membuka Rakerkes di Hotel Safira, Selasa (10/4/2018).
Baca: Tindaklanjuti Hasil Kunjugan ke Pabrik Semen Laweueng, Haji Uma Temui Direksi PT SCA, Ini Hasilnya
Menurut Roni Ahmad yang akrab disapa Abusyik mengatakan, PT Samana Citra Agung dan PT Semen Indonesia Aceh telah terjadi beda pendapat.
"Eksesnya merebak seolah-olah masyarakat tidak merestui," sebut Abusyik.
Sehingga kedua perusahaan inilah harus memperjelas kelanjutan pembangunan pabrik semen.
Baca: Pabrik Semen Dilanjutkan Jika Masalah Lahan Tuntas
Malah PT SIA, PT SCA dan pemkab Pidie telah pernah duduk rapat beberapa kali tapi belum membuahkan hasil kepastian kapan dilanjutkan.
Sebetulnya, Pemkab Pidie sangat mendukung keberadaan pabrik semen karena bermanfaat salah satu menampung tenaga kerja. Ditambah lagi ada kompensasi diperoleh masyarakat sekitar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demo-pabrik-semen_20160416_155155.jpg)