Sumur Minyak Meledak

Korban Ledakan Sumur Minyak Ranto Peureulak Meninggal di RSUD Cut Meutia

Lalu jenazah korban ledakan sumur minyak itu dibawa ke kamar mayat untuk persiapan diantar ke Aceh Timur untuk dikebumikan.

Korban Ledakan Sumur Minyak Ranto Peureulak Meninggal di RSUD Cut Meutia
ILUSTRASI -- NUDIR (35) korban ledakan sumur minyak bekas peninggalan Belanda di kawasan hutan kilometer sebelas di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, saat ditangani tim medis di RSUD DR Zubir Mahmud, Aceh Timur. Ledakan itu terjadi Rabu (29/11/2014) sekitar pukul 01.30 WIB. 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Setelah mendapat perawatan medis di ruang Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Cut Meutia Aceh Utara, akhirnya Irnawan (47) warga Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur meninggal pada Rabu (25/4/2018) sore.

Baca: Ini Nama 10 Korban Meninggal Akibat Ledakan Sumur Minyak di Ranto Peureulak, Api belum Padam

Lalu jenazah korban ledakan sumur minyak itu dibawa ke kamar mayat untuk persiapan diantar ke Aceh Timur untuk dikebumikan.

Baca: Tiga Korban Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur Dibawa ke Medan, Satu Meninggal

Irnawan adalah satu dari puluhan korban terbakar sumur minyak di Dusun Bhakti, Gampong Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Rabu (25/4/2018) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Ia tiba di RSUD Cut Meutia dengan menggunakan ambulance sekira pukul 12.30 WIB.

Baca: Titik Api Semburan Sumur Minyak di Aceh Timur Sulit Dipadamkan, Harus Gunakan Cara Ini

“Memang luka akibar terbakar sangat parah dan korban tidak sadarkan diri. Tak lama setelah mendapat pertolongan medis korban sudah meninggal. Sekarang sudah persiapkan ambulance untuk kita antar ke rumahnya di Aceh Timur,” kata Humas RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Saiful kepada Serambinews.com. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved