Luar Negeri

Nonton Bareng Piala Dunia 2018 Berujung Tawuran di Uganda, 4 Orang Tewas dan 19 Terluka

nonton bareng sepak bola berubah jadi tawuran yang menewaskan empat orang, termasuk seorang remaja 13 tahun.

Nonton Bareng Piala Dunia 2018 Berujung Tawuran di Uganda, 4 Orang Tewas dan 19 Terluka
Philippe Coutinho berebut bola dengan Breel Embolo pada laga Brasil vs Swiss di Rostov Arena, 18 Juni 2018. (AFP/JOE KLAMAR) 

SERAMBINEWS.COM, KAMPALA - Satu lagi kisah sedih dampak Piala Dunia 2018, kali ini datang dari Uganda ketika acara nonton bareng sepak bola berubah jadi tawuran yang menewaskan empat orang, termasuk seorang remaja 13 tahun.

Kisahnya berawal ketika acara nonton bareng digelar di sebuh kamp pengungsi Sudan Selatan di Uganda pada awal pekan ini dengan sajian babak penyisihan Grup E antara Brasil melawan Swiss.

Awalnya acara nonton bareng berjalan normal hingga babak pertama usai.

Saat itulah, seorang pria meninggalkan ruang nonton bareng untuk beberapa saat.

Baca: Berikut 5 Adegan Paling Kontroversial Piala Dunia yang Tak Mungkin Terlupakan Hingga Saat Ini

Baca: Kisah Pilu Bayi Berjuang untuk Hidup, Saat Lahir di Usia Kandungan 6 Bulan Hanya Sebesar Botol Kecap

 Saat kembali ke ruangan, pria itu menemukan kursinya sudah ditempati orang lain yang kebetulan berasal dari suku yang berbeda dengan dirinya.

Pria yang menduduki kursi kosong itu tiak mau pindah.

Setelah diawali perang mulut, kedua pria itu berkelahi yang kemudian memicu tawuran antarsuku.

Baca: Di China, Demam Piala Dunia 2018 Picu Serangan Jantung, Pingsan, hingga Kecelakaan

Baca: Bantu Korban Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba, Hotman Paris Buktikan Transfer Rp 100 Juta

Tawuran itu berakhir setelah kepolisian datang tetapi empat orang sudah telanjur tewas, termasuk seorang remaja berusia 13 tahun.

Kepolisian Uganda mengatakan, tawuran itu terjadi di sebuah kamp pengungsi di wilayah Nil Barat, Uganda pada Minggu (17/6/2018).

Wakil kepala kepolisian Patrick Onyango mengatakan, mereka yang terlibat tawuran adalah warga suku Nuer dan rival mereka yang berasal dari suku Dinka.

Baca: BREAKING NEWS - Mesin Boat Mati, Tiga Turis Asing dan Dua Warga Lokal Mengapung di Perairan Sabang

Baca: Mahasiswa Unsyiah Manfaatkan Limbah Botol Plastik Menjadi Filter Air

 "Awalnya, seorang pria Dinka, Thon Majok, meninggalkan ruangan nobar dan saat kembali seorang pria suku Nuer menempati kursinya," kata Patrick.

Polisi menahan 15 orang pengungsi Sudan Selatan yang terlibat dalam tawuran yang juga mengakibatkan 19 orang lainnya terluka.

Thon Majok (18) tewas dalam tawuran itu bersama ayahnya Mabok Jimak (50) dan dua orang suku Dinka lainnya John Mayang (13) dan Aleu Anei Aleu (32). Demikian dikabarkan harian The Guardian.(Mirror)

Baca: Divonis Hukuman Mati, Ini 10 Fakta Perjalanan Sidang Aman Abdurrahman, Bantah Terlibat Teror

Baca: Ketika Megawati Punya Panggilan Sayang Buat Cak Imin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nobar Piala Dunia di Uganda Berujung Tawuran, 4 Tewas"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved