Sejarah Pembantaian Nanking: 'Neraka' Sementara Buatan Tentara Jepang di China

Kota yang biasanya mampu menampung 250.000 orang itu populasinya semakin membludak hingga lebih dari 1 juta orang pada pertengahan 1930-an.

Simple Wikipedia
Pembantaian Nanking 

SERAMBINEWS.COM - Pembantaian Nanking adalah kebrutalan dan kekejaman yang dilakukan oleh militer Jepang di China.

Namun selama ini, kasus ini ditutup-tutupi oleh pihak Jepang hingga akhirnya dilupakan dunia.

Padahal dilansir dari learning-history.com, kejahatan ini terjadi sebelum dan selama Perang Dunia II. Sekitar dari awal 1930-an hingga 1945.

Kisah dimulai sejak tahun 1928, di mana Pemerintah Nasionalis Chinamemindahkan ibukota China dari Peking ke Nanking.

Baca: 4 Orang Tewas akibat Gempa di Osaka Jepang dan Melukai Lebih dari 380 Orang

Kota yang biasanya mampu menampung 250.000 orang itu populasinya semakin membludak hingga lebih dari 1 juta orang pada pertengahan 1930-an.

Hal ini karena banyaknya pengungsi yang melarikan diri dari tentara Jepang yang telah menyerbu China sejak 1931.

Pada 11 November 1937, setelah mengamankan kendali Shanghai, tentara Jepang maju ke arah Nanking dari berbagai arah.

Dengan segera mereka melancarkan serangan besar-besaran hingga membuat pasukan China mundur ke sisi lain Sungai Yangtze.

Pada 13 Desember, Divisi ke-6 dan ke-116 Angkatan Darat Jepang pertama kalinya mulai memasuki kota.

Pada saat yang sama, Divisi ke-9 memasuki Gerbang Guanghua, dan Divisi ke-16 memasuki Gerbang Zhongshan serta Gerbang Pasifik.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved