Pembunuhan di Gampong Mulia

Terungkap di Pengadilan, Selain Membunuh, Ridwan Juga Perlakukan tak Senonoh Istri Asun

Fakta itu terungkap dalam uraian dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh di PN Banda Aceh, Selasa (26/6/2018).

Terungkap di Pengadilan, Selain Membunuh, Ridwan Juga Perlakukan tak Senonoh Istri Asun
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ridwan, terdakwa pembunuh Asun, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (26/6/2018). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sikap Ridwan (22), pembunuh Tjie Sun alias Asun (48) bersama istri dan putra mereka, Minarni (40) dan Calliestos NG (8) benar-benar di luar batas kemanusiaan.

Tak hanya membunuh, Ridwan juga memperlakukan tindakan yang tidak senonoh kepada istri Asun, Minarni.

Dia mengerayangi tubuh Minarni, merampas dua cincin milik korban, uang sekitar Rp 14.525.000, dan merampas harta korban.

Fakta itu terungkap dalam uraian dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (26/6/2018).

(Baca: VIDEO - Tersangka Pembunuh Sekeluarga di Gampong Mulia Terancam Hukuman Mati)

JPU Ricky Febriandi SH menyatakan bahwa Ridwan melakukan pembunuhan dengan cara menggorok leher korbannya.

Kejadian itu terjadi di dalam rumah toko (ruko) yang sekaligus dijadikan sebagai gudang barang grosir milik korban di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Jumat, 5 Januari 2018 sekira pukul 14.30 WIB.

Menurut JPU, Ridwan melakukan kejahatan tersebut karena merasa sakit hati dengan ujaran Asun, selaku bosnya.

Sebelum kejadian, Asun memanggil Ridwan yang saat itu sedang menurunkan kotak barang grosir dari mobil colt diesel, untuk mengambil kain.

Tapi Ridwan tidak langsung menyahutnya karena hanya tinggal beberapa kotak lagi yang harus diturunkan.

Merasa panggilannya tidak dijawab, lanjut Ricky, kemudian Asun kembali memanggil terdakwa untuk kedua kali sembari mengeluarkan perkataan, "Wan... Cepat, ligat sikit kau, lambat kali kau, tidak jelas, pukimak kau".

Hanya gegara itu, Ridwan dengan tega menghabisi nyawa Asun, termasuk istri dan anak korban dengan cara yang sadis yaitu menggorok leher korban.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 340, Pasal 339, dan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman dengan hukuman mati.(*)

(Baca: BREAKING NEWS: Tiga Sosok Mayat Ditemukan dalam Ruko di Gampong Mulia)

Ikuti berita-berita terkait pembunuhan Asun sekeluarga di SINI

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved