Operasi Cangkok Ginjal Gratis di RSUZA, Pasien tak Perlu Bayar Ratusan Juta Rupiah
Menurutnya, keluarga pasien tak perlu memikirkan biaya cangkok ginjal yang jika ditotal mencapai Rp 400-an juta per pasien.
Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Yusmadi
Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA), Dr dr Azharuddin SpOT(K) mengungkapkan bahwa selama ini pasien gagal ginjal maupun keluarganya, sering salah kaprah mengenai pembiayaan operasi transplantasi (cangkok) ginjal di RS tersebut.
Selama ini pasien gagal ginjal enggan melakukan cangkok ginjal karena tak sanggup membayar biayanya yang mencapai ratusan juta rupiah.
Mereka lebih memilih cuci darah seumur hidup dikarenakan ketidaktahuan tersebut.
Dia menegaskan, operasi transplantasi ginjal di RSUZA Banda Aceh sepenuhnya ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk peserta kelas 3, alias gratis.
Baca: RSUZA Operasi Cangkok Ginjal Ketiga Kalinya, dari Adik Perempuan ke Abang Kandung
Menurutnya, keluarga pasien tak perlu memikirkan biaya cangkok ginjal yang jika ditotal mencapai Rp 400an juta per pasien.
“Jadi tidak usah khawatir. Meskipun harganya hampir setengah miliar, cangkok ginjal gratis untuk peserta BPJS,” katanya.
Dia menambahkan, angka pasien cuci darah di Aceh cukup tinggi, baik di RSUZA maupun di RSUD kabupaten/kota.
Baca: RSUZA Sukses Lakukan Cangkok Ginjal Kedua
Untuk itu, cangkok ginjal merupakan pilihan terbaik bagi pasien gagal ginjal.
“Andai saja masyarakat tahu bahwa proses itu bisa dilakukan di Banda Aceh dan keluarga dekat mau berbagi ginjalnya. Karena kita bisa hidup dengan satu ginjal, jadi jangan ada kekhawatiran berlebihan,” jelas Azharuddin.
Untuk diketahui, RSUZA Banda Aceh kembali melakukan operasi transplantasi (cangkok) ginjal untuk ketiga kalinya, Senin (9/7/2018).
Tim medis RSUZA dibantu Tim Transplantasi Ginjal Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, melakukan operasi cangkok ginjal terhadap Muharuddin yang menerima donor ginjal dari adik kandungnya, Sri Muliana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/operasi-cangkok-ginjal_20180709_235805.jpg)