Kamis, 30 April 2026

73 Tahun Jatuhnya Bom Atom di Hiroshima: Inilah Taman Perdamaian, Tempat Bom Atom Meledak

Akibatnya, terlontar sebuah pertanyaan konyol. "Besar nggak bekas tempat jatuhnya bom", tanya kami kepada mereka.

Tayang:
Editor: Fatimah
Intisari online
Taman Perdamaian 

SERAMBINEWS.COM - Begitu tiba di Hiroshima, dua teman dari Indonesia sudah mengulurkan kesediaan untuk mengantar kami ke "tempat jatuhnya bom-atom".

Mereka adalah Dr. A. Husni Tanra dari Unhas dan Drs. Ating dari IKIP Bandung yang kedua-duanya sedang melanjutkan studi di Universitas Hiroshima.

Malah Husni yang dokter itu menyarankan agar kami sekalian mengunjungi "Rumah Sakit Bom-Atom Hiroshima".

"Kita jenguk sisa korban bom-atom", katanya.

Baca: Kematian Tragis Gadis SPG, Dibakar Hidup-hidup Usai Berhubungan Intim

Pada waktu itu juga, dasar tidak sabaran, kami memberondong mereka dengan berbagai pertanyaan tentang bagaimanakah kehebatan daya amuk dari bom-atom, yang semestinya tidak perlu diajukan karena toh ceritera lengkap mengenai hal ini akan kami peroleh di museum besok.

Akibatnya, terlontar sebuah pertanyaan konyol. "Besar nggak bekas tempat jatuhnya bom", tanya kami kepada mereka.

Terlukis dalam khayalan kami sebuah tanah lekuk yang dalam dan luas sekali yang terbentuk ketika bom-atom menyentuh tanah dan meledak! Serentak mereka tertawa.

"Bom itu meletus di udara", Husni menjelaskan. "Saya juga dulu menyangka bom itu meledak di tanah", sambungnya.

Keesokan harinya kami dan Fadel Muhammad yakni teman saya mengunjungi universitas-universitas di Jepang, mendatangi "Taman Perdamaian" yang terletak di bilangan keramaian kota Hiroshima.

Tepat di atas taman inilah, bom atom meledak.

Baca: Ustaz Somad Tolak Tawaran Cawapres Prabowo, Ustaz Arifin Ilham: Kami Menunggu Pemimpin Seperti Anda

Anehnya, pepohonan tumbuh subur di situ. Tambah burung-burung merpati yang bertengger seenaknya di mana-mana tanpa diganggu orang, maka kesan yang timbul adalah bukan kesan ngeri tapi kesan damai.

Tapi sebuah gedung yang tak karuan lagi tampangnya dibiarkan tetap seperti setelah diterjang oleh percikan bom-atom.

Sehingga kesan kedahsyatan bom-atom secara nyata dapat kita rasakan. Bangunan ini dulunya berfungsi sebagai "Gedung Promosi Industri Hiroshima".

Baca: Kotaku Latih BKM Soal Penataan Lingkungan Permukiman di Subulussalam

Dan, barulah kegetiran yang mencekamkan muncul ketika memasuki "Hiroshima Peace Memorial Museum".

Kisah komplit beserta foto-fotonya tentang detik-detik menjelang, saat dan setelah terjadinya peristiwa 6 Agustus 1945 itu dapat kita telusuri dalam museum ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved