Pengibaran Merah Putih di Pulau Maratua Diwarnai Insiden Tali Bendera Putus, Mendag: Ambil Hikmahnya
Saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) membentangkan bendera dengan kuat, tali bendera tiba-tiba putus.
"Jangan dibubarkan dulu. Saya minta peserta upacara istirahat di tempat," ujarnya.
Enggar rupanya mengamati setiap detil insiden putusnya tali bendera saat dirinya menjadi inspektur upacara di pulau terdepan ini.
"Setiap peristiwa harus dilihat hikmahnya. Tadi kita lihat reaksi Kapolres dan Dandim yang langsung bergerak mencari solusi. TNI dan Polri dan sipil bekerjasama menjaga bendera agar tidak terjatuh ke tanah," tegasnya.
Insiden ini, kata Enggar, justru menunjukkan bahwa rakyat mendukung TNI dan Polri.
"Negara akan terjaga dengan dukungan TNI dan Polri serta rakyat. Kita lihat tadi bagaimana Pak Kapolres (AKBP Pramuja Sigit Wahono) dan Dandim (Letkon CPN Rony Nuswantoro) bersama sipil, bersama-sama mendirikan tiang bendera, menyambung tali sehingga pengibaran bendera tetap terlaksana," kata Enggartiasto.
Dia juga memberikan apresiasi kepada anggota Paskibraka yang telah berusaha untuk melakukan yang terbaik.
"Anak-anaku Paskibraka, kalian sudah melakukan yang terbaik. Dari kejadian ini, ambil hikmahnya. Jangan sampai ada yang berani menurunkan bendera merah putih," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Insiden Tali Bendera Putus di Pulau Maratua, Menteri Enggartiasto: Ambil Hikmahnya dan Pengibaran Merah Putih di Pulau Maratua Diwarnai Insiden Tali Bendera Putus