Haji Uma Beraksi Lagi Lewat ‘Jasa Panyoet Cueloet’

KOMEDIAN Aceh yang kini telah menjadi anggota DPD RI, H Sudirman atau yang lebih kenal Haji Uma

Haji Uma Beraksi Lagi Lewat ‘Jasa Panyoet Cueloet’
CUPLIKAN adegan film komedi Aceh berjudul 'Jasa Panyoet Cueloet' saat Haji Uma membantu Apa Lahu mengeluarkan debu dari matanya dengan cara meniup. 

KOMEDIAN Aceh yang kini telah menjadi anggota DPD RI, H Sudirman atau yang lebih kenal Haji Uma, kembali beraksi dalam film komedi Aceh terbaru. Film berjudul ‘Jasa Panyoet Cueloet’ dengan serial perdana ‘1000 Langkah’ tersebut juga diperankan pemain serial komedi ‘Eumpang Breuh’, seperti Muhammad Daud, Kak Bungsu, Fakhruddin, Rohit, Ayi Suntana, Aduen Jelas (Mukhtar Abdullah), Saleh (Jafriadi), Kuya Ali, dan Apa Lahu, plus sejumlah pemain lain.

Film yang disutradarai Ayah Doe (Imran Nyak Abdoe) ini mengisahkan tentang kelakuan dua agen TKI Ilegal yang berupaya menipu belasan warga untuk mendapatkan uang, termasuk Kak Bungsu yang lagi-lagi menjadi istri Haji Uma. Kak Bungsu dan juga Kuya Ali terpengaruh dengan ajakan Apa Lahu dan M (Muhasanin), dua agen TKI ilegal tersebut.

Tanpa sepengetahuan Haji Uma, Kak Bungsu bersama belasan warga berkumpul di sebuah rumah untuk proses pendataan sebelum diberangkatkan ke Malaysia. Apa Lahu dibantu M menanyakan identitas warga yang akan berangkat ke Malaysia untuk didata oleh M, termasuk pekerjaan yang sehari-hari dikerjakan masing-masing calon TKI tersebut.

Apa Lahu dengan gaya bicaranya yang khas mampu meyakinkan satu persatu warga untuk menjadi TKI ilegal. Bahkan, mereka bersedia membayar uang yang diminta Apa Lahu dengan alasan untuk dana pengurusan dan termasuk biaya transportasi berangkat ke Malaysia. Apa Lahu juga mengaku sudah banyak membawa warga Aceh ke Malaysia untuk menjadi TKI.

(Curhat Ayahnya Dililit Utang, Lalu Siswi Ini Sujud Syukur di Hadapan Haji Uma dan Untung Sangaji)

Apa Lahu juga sesumbar sebagian besar mereka yang sudah berangkat ke sana, sekarang sudah menjadi orang yang kaya, sehingga Kak Bungsu yang tak memiliki uang saat itu rela menyerahkan empat manyam emas ke Apa Lahu sebagai pengganti biaya untuk bisa berangkat ke ‘Negeri Jiran’.

Tak hanya Kak Bungsu, seorang ibu rumah tangga yang mengaku pekerjaannya mencari kutu, juga bisa mendapatkan uang jutaan tiap harinya kalau bekerja di Malaysia. Namun, Apa Lahu meminta supaya hasil pertemuan tersebut tidak diceritakan kepada orang lain, dengan alasan dirinya tidak akan mampu menampung warga lain yang ingin ke Malaysia melalui dia.

Bintang film komedi Aceh, Muhammad Daud, menunjukkan cover VCD film
Bintang film komedi Aceh, Muhammad Daud, menunjukkan cover VCD film "Jasa Panyoet Ceuloet" yang dicetak di percetakan PT Aceh Media Gafika (AMG)/Serambi Indonesia Group, di Banda Aceh, beberapa hari lalu. (SERAMBINEWS.COM/FIRDAUS)

Sejumlah warga pun sudah menyerahkan uang termasuk Kuya Ali kepada Apa Lahu. Apa Lahu mulai girang karena rencananya untuk menipu warga pun hampir berhasil. Namun, tiba-tiba mimpi indah tersebut buyar seketika, saat seorang pria bermuka tirus dan berpeci haji memarkir sepeda ontelnya di depan rumah tersebut. Dia adalah Haji Uma.

M dan Apa Lahu langsung kabur melalui jendela meninggalkan sejumlah warga, ketika melihat Haji Uma mendekati pintu masuk ke rumah tersebut. Haji Uma semakin curiga dengan kaburnya Apa Lahu dan M melalui jendela, sehingga ia langsung masuk ke dalam rumah itu. Haji Uma semakin terkejut ternyata di dalam rumah itu adalah Kak Bungsu, istrinya yang sudah dicari kemana-kemana, sebelum dia ke rumah tersebut.

Setelah ditanyakan, warga yang akan menjadi TKI juga ikut panik. Mereka akhirnya mengaku akan pergi ke Malaysia melalui bantuan Apa Lahu dan M. Mendengar hal tersebut Haji Uma marah besar terhadap M dan Apa Lahu. Mukanya merah padam. Karena itu Haji Uma meminta semua warga untuk membatalkan niatnya pergi ke Malaysia, karena hal tersebut adalah penipuan. Apalagi, menurut Haji Uma, Apa Lahu belum pernah pergi ke Malaysia, sehingga aksi penipuan Apala Lahu dan M terbongkar.

Film tersebut disiapkan kepada pecinta film komedi Aceh, apalagi serial ‘Eumpang Breuh’ sudah lama tidak beredar. Film itu akan mengocok perut dengan adegan lucu dan seru oleh sederet pemain lama dan baru yang mampu berakting dengan baik. Bahkan, dalam film tersebut juga ikut pemain film nasional, Oni Suwarman yang terkenal lewat film ‘Kabayan’.

Baca: Memotivasi Mahasiswa Baru IAIN Lhokseumawe, Ini Pesan Haji Uma  

Selain itu, dalam film tersebut juga diramaikan dengan pemain cantik terbaru yang memiliki kemampuan akting cukup baik. Mereka adalah mahasiswi dari sejumlah kampus di Lhokseumawe dan Aceh Utara, termasuk seorang bidan, dan siswi, serta putri pariwisata Aceh. Sebab itu, produser optimis serial komedi baru tersebut mampu mengobati rindu pecinta film ‘Eumpang Breuh’.

“Meski baru perdana, tapi kita sudah siapkan 50 ribu keping compact disc (CD). Karena ketika proses pengambilan gambar, banyak sekali yang memesan. Karena itu kita cetak dalam jumlah yang banyak,” kata Haji Uma kepada Serambi, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, sang sutradara Ayah Doe kepada Serambi menyebutkan, dalam film tersebut banyak sekali adegan baru yang memiliki nilai humor cukup tinggi, dengan tetap memperhatikan pesan mendidik sehingga sangat layak ditonton semua kalangan usia. “Film ini juga diisi dengan lagu yang proses perekamannya dilakukan di Jakarta,” ujar Ayah Doe.(jafaruddin)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved