Bus Harapan Indah Terbalik, Satu Penumpang Meninggal, 8 Luka-Luka

Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia, dan delapan penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Bus Harapan Indah Terbalik, Satu Penumpang Meninggal, 8 Luka-Luka
ist
Polisi mengidentifikasi Bus Harapan Indah BL 7398 AA yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Jumat (31/8/2018). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Bus Harapan Indah BL 7398 AA yang dikemudikan oleh Ilyas Ibrahim (45) warga Ulee Glee, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Gampong Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Jumat (31/8/2018).

Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia, dan delapan penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Korban yang meninggal dunia yakni, Bukhari (48) warga Gampong Keude Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur.

Bukhari meninggal karena mengalami luka robek di kepala akibat kecelakaan itu.

“Korban tidak sadarkan diri akibat kecelakaan sehingga dievakuasi ke Puskesmas Peureulak Timur, lalu dirujuk ke RSUD Kota Langsa, dan akhirnya korban meninggal dunia,” jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani, Jumat.

Baca: Bus Terbalik di Meulaboh, 11 Siswa Aceh Jaya Luka

Sedangkan 8 penumpang lainnya yang mengalami luka ringan, jelas Kasat Lantas, yakni Johan Tarigan (23), Annisa Aulia Rahmah (22), Christine Patricia Rotua Napitupulu (21), Irwanto (31), Purwadi (26), Bagas Pratama (16), Mahfud (46), dan Sayed Muhammad (39).

Kasat menjelaskan saat itu Bus tersebut melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di TKP (di jalan menikung ke kanan), jelas Kasat, pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya karena dalam kecepatan tinggi.

Baca: Kecelakaan di Pijay, Bus Sempati Star Tabrak Mobil Keuchik, Lalu Mobil Pak Keuchik Hantam Sepmor

Akibatnya, bus itu melebar ke kiri jalan dan terbalik ke persawahan warga.

"Kesimpulan sementara kecelakaan ini terjadi karena bus melaju dalam kecepatan tinggi sehingga saat tiba di TKP pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga terbalik, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, dan 8 penumpang luka ringan,” jelas Kasat.

Akibat kejadian ini, sambung Kasat pengemudi diduga melanggar Pasal 310 ayat (4 dan 2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yaitu menyebabkan kecelakaan akibat dari kelalaiannya. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved