Kisah Pak Eko Terjadi di Jatim, Bermula dari Genangan Air Cucian hingga Cacian

Selama bertahun-tahun, Siti dan keluarganya menempati bangunan tempat tinggal yang berdiri di atas tanah pemberian orangtuanya.

Kisah Pak Eko Terjadi di Jatim, Bermula dari Genangan Air Cucian hingga Cacian
(KOMPAS.com/Moh. Syafii)
Siti Khotijah, warga Desa Sudimoro, Megaluh, Jombang, Jawa Timur, saat keluar dari rumah melalui celah antara rumah kerabatnya dengan tembok yang dibangun tetangganya 

Tak berselang lama, tetangganya membangun tembok setinggi 1 meter dengan panjang 6 meter di depan rumah pasangan Siti Khodijah dan Abdul Karim itu.

Baca: Ayo Kenali Karakteristik Investasi Bodong, Begini Penjelasan OJK

Tembok berbahan material bata merah, semen dan pasir itu berdiri tegak di depan pintu dan menutup jalan keluar dari rumah Siti.

"Awalnya bertengkar. Saya tidak menyangka kalau dia akan membangun tembok di sini," tutur Siti, Selasa (25/9/2018).

Agar bisa keluar masuk rumah, Siti dan keluarganya terpaksa melintasi pinggir rumah kakaknya yang berbatasan dengan tembok yang dibangun tetangganya.

Gang tersebut sangat sempit. Jika tak ingin lewat jalan sempit, penghuni rumah melompati tembok yang dibangun tetangganya itu.

Baca: Hilangkan Sakit Kepala Dalam 5 Menit Tanpa Obat-obatan, Ini 6 Teknik Akupresur

Mencari keadilan

Siti dan keluarganya kemudian berupaya untuk mendapatkan akses jalan keluar.

Mediasi oleh perangkat desa berakhir buntu. Tembok itu tetap berdiri di depan rumah Siti.

Pertolongan "darurat" kepada Siti datang dari kakaknya, Sri Utami. Rumah kakaknya bersebelahan dengan rumah Siti.

Awalnya, Siti Khotijah tinggal satu rumah dengan Sri Utami.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved