Minggu, 12 April 2026

Saracen, Panser Pengangkut Peti Jenazah Para Perwira Korban G30S/PKI

Tepat hari ini 53 tahun yang lalu peristiwa berdarah mencoreng muka Indonesia di dalam maupun luar negeri terjadi.

Editor: Amirullah
grid.id
Panser Saracen pengangkut peti jenazah Pahlawan Revolusi 

SERAMBINEWS.COM - Tepat hari ini 53 tahun yang lalu peristiwa berdarah mencoreng muka Indonesia di dalam maupun luar negeri terjadi.

Gerakan 30 September atau akrab di telinga G30S/PKI tahun 1965 alias pemberontakan Partai Komunis Indonesia yang menargetkan 7 perwira militer sebagai korbannya.

Seperti pidato Jenderal Abdul Haris Nasution saat peleapasan jenazah Pahlawan Revolusi yang lolos dari upaya penculikan, "Hari ini hari angkatan bersenjata kita yang selalu gemilang, tapi yang kali ini hari yang dihinakan oleh fitnah, dihinakan oleh pengkhianatan, dihinakan oleh penganiayaan," bahwasanya kejadian itu amat memukul kehidupan bernegara Indonesia.

Baca: Hotel Roa Roa di Palu Hancur Akibat Gempa dan Tsunami, Banyak Orang Diperkirakan Terjebak di Dalam

Baca: Putri DI Panjaitan Ungkap Kesaksiannya Saat G30S/PKI: Ayah Ditarik Kasar dan Ditembak di Dahi

Kisah di Balik Penangkapan Letkol Untung yang Memimpin Pemberontakan G30S/PKI

Setelah diculik, disiksa dan dibunuh, ketujuh perwira militer tersebut dimasukkan jadi satu ke dalam sebuah sumur tua di daerah Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Setelah pemberontakan berhasil ditumpas, maka personel TNI mulai melaksanakan proses evakuasi para perwira militer itu pada tanggal 4 Oktober 1965.

Baca: Dibayar Rp 5 Juta untuk Perankan Jenderal di Film G30S/PKI, Inilah Cerita Kies Slamet

Pada hari berikutnya ketujuh korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Hasil Otopsi Jasad 7 Perwira yang Mengungkap Kekejian Pemberontakan G30S/PKI

Nah, jika kalian sudah menonton film Pengkhianatan G30S/PKI pasti tak akan asing dengan kendaraan lapis baja beroda enam yang mengangkut jenazah ketujuh korban dari Mabes TNI AD menuju taman makam pahlawan Kalibata.

Kendaraan tersebut bernama Alvis Saracen besutan Inggris yang dipakai oleh TNI AD.

Saracen sendiri didatangkan memang khusus sebagai kendaraan tempur pelindung ibukota Jakarta waktu itu yang tergabung dalam batalyon kavaleri Kodam V (Kodam Jayakarta).

Baca: Ajakan Nobar Film G30S/PKI Dianggap Provokatif, Gatot Nurmantyo: Saya Ingatkan Tentang Sejarah Kelam

Panser ini juga sudah kenyang pengalaman tempur.

Pemberontakan G30S/PKI : Peluru Itu Merobek Punggung Ade Irma Suryani Hingga Menembus Limpa

Saat peristiwa G30S terjadi, Saracen ikut diterjunkan dalam operasi militer penumpasan PKI.

Salah satunya saat ia digunakan dalam pengepungan bandara Halim Perdanakusumah yang dijadikan home base kombatan PKI selain Lubang Buaya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved