Breaking News:

Miftahul Jannah, Atlet Judo yang Tolak Lepas Hijab Jadi Trending Topic di Twitter  

”Miftahul Jannah, tamparan keras kau berikan kepada muslimah di dunia. Kau adalah juara Proud Of You,”

IST
Miftahul Jannah (tengah) atlet judo asal Aceh pada Asian Para Gamse 2018, foto bersama Wakil Ketua I KONI Abdya, Alamsyah Putra (kanan) selaku pendamping dan salah seorang pengurus HIPMI Abdya, sebelum didiskualifikasi karena Miftah tidak mau melepas jilbabnya. 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Miftahul Jannah, atlet Judo Indonesia asal Aceh yang batal bertanding masuk dalam trending topic situs jejaring sosial Twitter hari ini, Senin (8/10/2018).

Pantauan Serambinews.com,  pada daftar trending topic  yang terdapat di sisi kiri laman Twitter #miftahuljannah menduduki posisi kedua setelah topic #openingasianparagames2018.

Dalam daftar itu, Miftahul Jannah mendapat 5.569 Tweet atau hanya selisih 257 tweet dari topic openingasianpara games2018 yang menduduk posisi pemuncak.

Baca: Atlet Aceh Banjir Pujian di Medsos, Didiskualifikasi di Asian Para Games Karena Tolak Lepas Jilbab

Posisi pemuncak ini mendapat 5.826 tweet.

Hal itu terpantau padaa posisi pukul 20.20 WIB tadi.

”Miftahul Jannah, tamparan keras kau berikan kepada muslimah di dunia. Kau adalah juara Proud Of You,” tulis akun Twitter Payung Robek.

Seperti diberitakan, salah seorang atlet Indonesia dari cabang olahraga Blind Judo kelas 52 kg klasifikasi low vission Asian Para Games 2018, Miftahul Jannah, didiskualifikasi karena menolak melepaskan jilbabnya.

Atlet kelaharian Aceh Besar itu, mengaku sedih setelah dicoret, mengingat hampir 10 bulan latihan dan mengalami cidera.

Meski begitu, ia rela dicoret dalam pertarungan yang sangat diidamkannya tersebut, dari pada harus melepas jilbabnya.

Baca: Pertahankan Jilbab, Atlet Judo Indonesia asal Aceh Didiskualifikasi dari Asian Para Games 2018

"Saya rela dicoret, daripada harus melepaskan jilbab," ujar Miftahul Jannah seperti disampaikan kembali oleh Wakil Ketua I KONI Abdya, Alamsyah kepada Serambinews.com, melalui pesan Whatsapp, Senin (8/10/2018).

Menurut Miftah, kata Alamsyah yang mendampinginya, jilbab baginya adalah peneduh dan pelindung bagi kaum hawa.

Jadi, ia lebih bangga terlihat hebat di mata Allah ketimbang bangga di mata dunia.

"Setidaknya, saya telah mampu mengendalikan diri saya, agar hebat di mata Allah SWT," kata Miftahul Jannah. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved