Hotman Paris Pernah Coba Bunuh Diri Karena Frustasi, Batal Usai Mendengar Suara Tawa Tukang Becak

Siapa sangka jika pengacara kondang sekelas Hotman Paris juga pernah memiliki keinginan untuk bunuh diri.

Editor: Amirullah
Kolase
Hotman Paris 

Laporan Wartawan Grid.ID, Septiyanti Dwi Cahyani

SERAMBINEWS.COM - Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti pernah jatuh juga.

Peribahasa itu mengandung arti bahwa tidak ada satu orang pun yang sempurna di dunia ini.

Semua orang pasti pernah mengalami kegagalan atau membuat kesalahan.

Sepertinya peribahasa itulah yang sesuai untuk pengacara kondang sekelas, Dr Hotman Paris Hutapea.

Siapa sangka jika pengacara kondang sekelas Hotman Paris juga pernah memiliki keinginan untuk bunuh diri.

Hal ini seperti yang dikutip dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial.

Baca: Kesaksian Korban Gempa Palu: Air Tsunami tidak Masuk ke Masjid Jami Pantoloan, Hanya Melompati Kubah

Dalam video yang diunggah pada Selasa (24/04/2018), Hotman menjawab pertanyaan tentang mengapa ia masih terus bekerja keras meski sudah meraih kesuksesan.

Mungkin pertanyaan serupa juga sering muncul di benak kita yang melihat betapa gigihnya Hotman Paris.

Menurut Hotman, orang sukses adalah orang yang cinta kerja.

Kata cinta kerja di sini juga merujuk pada arti mencintai kegagalan.

Di dalam video itu, Hotman Paris juga menyebutkan bahwa orang sukses juga pernah mengalami kegagalan.

Termasuk Hotman Paris sendiri.

Baca: Masjid Arwam Bab Al Rahman, Saksi Bisu Keganasan Gempa dan Tsunami yang Menerjang Palu

Baca: Demi Jokowi, Yenny Wahid Mundur dari Posisi Direktur Wahid Institute

"Orang sukses hampir pernah gagal, dan kadang kegagalan itulah yang membuat orang sukses", kata Hotman Paris di tengah-tengah kegiatan berenang subuhnya.

Hotman kemudian bercerita tentang kegagalan yang pernah ia alami.

Ia mengatakan bahwa pada awal 1982, Hotman Paris telah berhasil menyisihkan ratusan pengacara.

Saat itu, dirinya sudah dinyatakan diterima di sebuah kantor pengacara internasional, Adnan Buyung.

Tapi sayangnya, Prof Subekti yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Agung dan Retno memanggil Hotman untuk mewakili Fakultas Hukum Universitas Parahyangan untuk bekerja di Bank Indonesia tanpa testing.

Karena ia menjadi lulusan terbaik Fakultas Hukum Universitas Parahyangan, Bandung saat itu.

Baca: Mau Ganti Hp? Cek Spesifikasi & Harga Samsung Galaxy A7, Punya 3 Kamera Belakang Resolusi 24 MP

Baca: CPNS 2018 - H-1 Penutupan Pendaftaran, Cek Perubahan Jadwal Seleksi & Lokasi Tes di 33 Provinsi

Namun ternyata, saat bekerja di Bank Indonesia, Hotman sempat mengalami frustasi dan stres.

Bahkan, pada bulan maret 1983, Hotman mengaku bahwa dirinya pernah hampir minum racun serangga.

Saat itulah Hotman Paris mendengar tukang becak di pinggir jalan yang sedang tertawa.

Di situlah Hotman menyadari jika seorang tukang becak saja bisa tertawa lepas, seharusnya Hotman yang merupakan pegawai Central Bank juga harus bisa tertawa.

Akhirnya, Hotman pun mengakhiri niatnya untuk menenggak racun serangga tersebut.

Dari kejadian itu, Hotman kembali mendapatkan semangat hidupnya.

Hotman pun mengambil kesimpulan bahwa kegagalan merupakan kunci dari kesuksesan.

Ada yang pernah kaya Hotman Paris juga ngga nih? (*)

Artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul Pernah Merasa Frustasi dan Stres, Hotman Paris Batal Bunuh Diri Usai Mendengar Suara Tawa Tukang Becak

 

 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved