Jembatan Merduati Mulai Dibangun

Dua jembatan penghubung antara Gampong Merduati, Kecamatan Kutaraja dengan Gampong Lampaseh Aceh

Jembatan Merduati  Mulai Dibangun
ist
Anggota DPRK Banda Aceh, Daniel A Wahab meninjau jembatan pintu air di Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Rabu (3/1/2018).

BANDA ACEH - Dua jembatan penghubung antara Gampong Merduati, Kecamatan Kutaraja dengan Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, saat ini sedang dibangun. Satu jembatan khusus penajalan kaki, satu lagi untuk kendaraan.

Ketua Pemuda Merduati, Hasanuddin mengatakan, jembatan itu sebagai jalur penghubung kedua gampong. Namun beberapa tahun terakhir kondisinya rusak dan tidak memiliki dinding pembatas. Sehingga membahayakan pengguna sepeda motor yang melintas, terutama saat musim hujan, karena lantai jembatan becek dan licin.

Ia menambahkan, di sisi jembatan sebelah Merduati terdapat Masjid Al-Muhajirin, tempat masyarakat kedua gampong beribadah. Sehingga warga kedua gampong sangat mengharapkan jembatan itu dibangun baru, guna melancarkan arus lalu lintas.

Sementara Anggota DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab kepada Serambi mengatakan, selama ini di lokasi itu memang terdapat satu unit jembatan yang kondisinya sudah rusak sejak tsunami 2004 lalu. Ia sudah lama mengadvokasi supaya di lokasi itu dibangun jembatan baru, karena menjadi jalur anak-anak ke sekolah dan jamaah dari Lampaseh Aceh menuju masjid di ujung jembatan pada sisi Merduati. “Karena jembatan banyak dilintasi jamaah yang akan ke masjid, maka kita namakan ini jembatan ibadah,” ujarnya.

Akhirnya tahun 2018, kata Daniel, dianggarkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk pembangunan jembatan baru dengan panjang sekitar 15 meter menggantikan jembatan lama yang rusak. Anggarannya bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus) yang diperuntukkan bagi Banda Aceh.

Selain itu, kata Daniel, tidak jauh dari lokasi itu juga dibangun satu jembatan baru khusus penjalan kaki. Jembatan dengan lebar sekitar dua meter itu dibangun dengan anggaran Rp 200 juta dari APBK Banda Aceh. Kedua jembatan itu dipastikan selesai akhir November ini, karena saat pengerjaannya terus dipacu.

Daniel mengaku akan terus mengawal pembangunan jembatan itu, sehingga dapat selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan oleh warga setempat. Karena sejak beberapa tahun terakhir memang sudah mengadvokasi supaya di kawasan itu dibangun jembatan baru.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved