Pegadaian Bentuk Bank Sampah di Surien

PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Banda Aceh membentuk desa binaan dan hanggar bank sampah di TPS 3R Gampong Surien

Pegadaian Bentuk Bank Sampah di Surien
IST
SENIOR Vice President PT Pegadaian (Persero) Kanwil Medan, Hakim Setiawan dan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman didampingi Vice President PT Pegadaian Kantor Area Banda Aceh, Ferry Hariawan dan pejabat lainnya, melakukan pemotongan pita tanda peresmian hanggar bank sampah di TPS 3R Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (23/11).(*) 

* Tukar Sampah Jadi Tabungan Emas

BANDA ACEH - PT Pegadaian (Persero) Kantor Area Banda Aceh membentuk desa binaan dan hanggar bank sampah di TPS 3R Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Jumat (23/11). Melalui bank sampah ini, Pegadaian akan memfasilitasi tukar sampah menjadi tabungan emas.

Bank sampah yang pertama kali dibentuk di Banda Aceh ini diresmikan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dengan terbentuknya bank sampah di Gampong Surien, dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. “Saya rasa permasalahan sampah menjadi permasalahan kita semua. Masalah yang paling berat di perkotaan adalah sampah, dan semua pihak dapat saling bahu-membahu untuk membersihkan kota ini,” ujarnya, sambil menyebutkan bahwa saat ini jumlah sampah di Banda Aceh mencapai 300 ton per hari.

Sementara Senior Vice President PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) Medan, Hakim Setiawan menyampaikan, tujuan pendirian bank sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan, mengurangi dampak sampah lingkungan sekaligus meningkatkan sumber penghidupan. “Melalui bank sampah ini, Pegadaian mencoba memfasilitasi konversi sampah menjadi tabungan emas,” katanya.

Dijelaskan, dengan adanya bank sampah tersebut, masyarakat dapat menjual sampah dan hasil dapat disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian. Selanjutnya, sampah-sampah tersebut akan didaur ulang menjadi kompos. Sementara sampah anorganik akan diolah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

“Kita berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program sampah menjadi emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah dapat mencapai hasil yang maksimal,” jelas Hakim Setiawan.

Dikatakan, kegiatan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pegadaian yang bertajuk ‘Pegadaian Bersih-bersih’. Jumlah CSR yang diberikan sebesar Rp 276.150.000 dalam bentuk pembangunan hanggar bank sampah, pembuatan gapura, pembersihan drainase, penimbunan halaman TPS 3R, mesin pencacah plastik, mesin pemotong ring aqua botol dan gelas, becak penarik sampah, dan tiga mesin jahit.

Hadir pada kesempatan itu Vice President PT Pegadaian Kantor Area Banda Aceh, Ferry Hariawan, dan sejumlah kepala dinas terkait, serta masyarakat setempat.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved