Breaking News:

Lewati '7 Menit Teror', NASA Akhirnya Berhasil Daratkan Wahana InSight di Mars

Dengan bantuan InSight, para ilmuwan berharap bisa mendapatkan informasi yang lebih banyak, terutama yang terkait lapisan

rizky C Septania/Youtube
Gambaran Dataran Planet Mars(rizky C Septania/Youtube) 

SERAMBINEWS.COM - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, berhasil mendaratkan wahana robot baru di permukaan planet Mars setelah melewati periode tujuh menit yang sangat menentukan.

Wahana riset yang diberi nama InSight tersebut mendarat di permukaan Planet Merah sekitar pukul 19:50 GMT atau 02:50 WIB, Selasa (27/11) dini hari.

Baca: Hindari Zina dan Menikah di Usia 15 Tahun, Gadis ini Meninggal Dunia Setelah Disiksa Suaminya

Begitu pendaratan dikonfirmasi, para petugas di pusat pengedali misi NASAdi California menyambutnya dengan sukacita.

Baca: Gadis Aceh Utara Meninggal di Malaysia, Ini Pernyataan KBRI di Kuala Lumpur  

Pendaratan mengakhiri penantian yang mendebarkan selama tujuh menit, karena suksesnya tidaknya pendaratan tergantung dengan periode tujuh menit tersebut, ketika wahana melewati atmosfir dan menjejakkan diri di permukaan planet.

Dengan bantuan InSight, para ilmuwan berharap bisa mendapatkan informasi yang lebih banyak, terutama yang terkait lapisan di bawah permukaan planet.

InSight mendarat di area yang dikenal dengan Elysium Planitia, dekat dengan ekuator planet.

Wahana ini membawa seperangkat instrumen, sebagian dari Eropa, dalam upaya mengetahui struktur dalam dari planet berbatu itu.

Baca: Gadis Aceh Utara Meninggal di Malaysia, Terhembus Informasi Akibat Pemerkosaan dan Tindak Kekerasan

Baca: Dulu Minyak Kelapa Dipakai Menggoreng dan untuk Rambut, Sekarang Jadi Obat, Ampuhkah Khasiatnya?

 
Sempat muncul kekhawatiran tentang pendaratan karena InSight harus bisa lolos dari 'tujuh menit teror', waktu yang diperlukan wahana untuk memasuki atmosfer tipis Mars dengan kecepatan hipersonik untuk melambat hingga kecepatan jalan kaki lalu dengan lembut menempatkan diri di permukaan Mars.

Banyak yang telah mencoba; kebanyakan gagal.

"Sebagai manusia, sebagai penjelajah, peluangnya kurang dari 50%," kata kepala sains Nasa, Thomas Zurbuchen. "Pergi ke Mars adalah hal yang benar-benar sangat sulit."

Baca: Korban Banjir Bandang Mulai Kelaparan, Pemkab Aceh Tenggara belum Sediakan Dapur Umum 

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved