Tidak Melulu Soal Kehamilan, Ternyata Rahim Miliki Fungsi Lain yang Berkaitan dengan Kecerdasan
Seperti yang kita tahu, rahim memiliki fungsi yang sakit penting untuk para wanita. Khususnya saat kehamilan.
Dalam penelitian mereka, tim peneliti mengacak tikus menjadi empat intervensi.
Yaitu kelompok histerektomi, kelompok histerektomi plus ooforektomi, kelompok kontrol operasi, dan kelompok pembedahan palsu.
Setiap kelompok berisi 14 hingga 15 tikus.
Baca: Mendes Minta Keuchik tak Takut Gunakan Dana Desa, Jika Ada yang Kriminalisasi Lapor ke Nomor Ini
Setelah periode pemulihan enam minggu, setiap memori kerja hewan diuji dalam labirin air dengan delapan bagian yang memancar dari titik pusat.
Di ujung empat bagian ada platform tersembunyi yang bisa dijelajahi oleh tikus.
Baca: Viral Lirik Lagu Makan Daging Anjing dengan Sayur Kol, Garda Satwa Indonesia Beri Tanggapan
Tikus-tikus ditempatkan ke pusat labirin dan jika mereka berenang ke platform, mereka ditarik dari labirin.
Setiap tikus kemudian ditempatkan ke labirin lagi sehingga mereka bisa belajar.
Baca: Mendes Minta Keuchik tak Takut Gunakan Dana Desa, Jika Ada yang Kriminalisasi Lapor ke Nomor Ini
Hasilnya tim peneliti terkejut menemukan bahwa tikus dari kelompok histerektomi bernasib lebih buruk dibandingkan dengan semua kelompok lain.
Hal serupa terjadi pada tikus kelompok histerektomi plus ooforektomi.
Dari sinilah para peneliti berpendapat bahwa jika rahim diangkat, maka ia memiliki dampak merugikan seperti masalah memori kerja (kognisi).
“Terlihat memori kerja sangat sensitif jika terjadi sesuatu pada rahim.”
Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Bukan Hanya untuk Mengandung, Ternyata Rahim Juga Berpengaruh pada Kecerdasan, Bagaimana Bisa?