Rohingya Kabur

Lagi, 14 Pengungsi Rohingya di Kamp Penampungan Cot Gapu, Bireuen Kabur

Petugas selalu menghitung jumlah pengungsi dan diketahui jumlah pengungsi sudah berkurang 14 orang.

SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Pengunsi Rohingnya di SKB Cot Gapu Bireuen sebelum kabur. SERAMBI 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 14 pengungsi etnis Rohingya yang ditempatkan di lokasi penampungan SKB Cot Gapu Bireuen kembali kabur pada saat makan pagi, Senin (24/12/2014).

Zulfikar GA atau lebih dikenal dengan panggilan Adun Tagana mengatakan, pada pukul 08:00 WIB sarapan pagi berjalan seperti biasa.

Baca: Siswa SMA Sumbang Uang Celengan Ke Prabowo, Sebut Perjuangan Prabowo Selamatkan NKRI Lebih Penting

Baca: Wanita Ini Pingsan Saat Melihat Kobaran Api Melumatkan Rumahnya di Aceh Utara

Petugas selalu menghitung jumlah pengungsi dan diketahui jumlah pengungsi sudah berkurang 14 orang.

Petugas kemudian mengecek ke seluruh areal SKB dan bagian luar komplek tersebut, namun tidak ada lagi ke 14 orang tersebut.

“Kami belum diketahui pukul berapa para pengungsi melarikan diri, para petugas berusaha menanyakan kepada para pengungsi lainnya, tapi mereka mengaku tidak ada yang tahu,” ujar Zulfikar.

Mereka yang sudah menghilang atau kabur terdiri atas tujuh laki-laki dewasa, empat perempuan dan tiga anak-anak.

Identitas laki-laki dewasa yaitu Mohammad Yassin (28), Mohammad Ali (17), Mohammad Yusuf (22), Abdul Hamid (14), Mohammad Sholim (25), Mahidin (16) dan Mohammad Hasyim (28).

Baca: Bantu Pengungsi Palestina, China Sumbang Dana Rp 34 Miliar untuk Badan Pengungsi UNRWA

Baca: Enam Bulan Dilaporkan, Dua Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak di Reskrimsus Polda, Ini Kata Ketua LP2IM

Sedangkan perempuan yaitu Arafah Begum (18), Hasinah (22), Yasmin (20), Dilsan (15). Kemudian, Nurshobi (5) dan Nurhabez (3) keduanya anak dari Hasinah dan Mohammad Jauni Uddin (4) anak dari Yasmin.

Sebelumnya, tujuh dari 79 pengungsi Rohingnya juga melarikan diri pada Jumat (21/12/2018) malam.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved