Deddy Corbuzier Tanggapi Ahok Bebas dan Bicara Soal Penistaan Agama Dengan Gus Miftah
Ahok yang menganakan kemeja warna biru ini dijemput oleh sang anak, Nicholas Sean Purnama, dan sejumlah Tim BTP.
"Menistakan Alquran," jawab Gus Miftah memotong, saat berdiskusi dengan Deddy Corbuzier.
"Kalau apa yang dikatakan (Ahok) itu salah tempat, karena menggunakan sebuah ayat," jawab Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier pun mengaku kalau berbicara tentang agama lain, maka jangan membaca ayat dari agama tersebut.
"Saya kalau bicara agama lain saya gak mau pakai ayat, karena jatuhnya penistaan agama," ujar Deddy Corbuzier.
Lanjut Gus Miftah, seharusnya Ahok itu membaca ayat dari kitab di agamanya sendiri bukan kitab dari agama lain.
"Kalau saya menanggapi harusnya Ahok baca Alkitab, pakai dasar Alkitab. biarkan Ustaz itu yang membaca Alquran," jawab Gus Miftah.
Baca: Ribuan Kader Demokrat Aceh Tamiang Berkumpul, Siap Sambut Kedatangan SBY dari Medan
Kemudian, Deddy Corbuzier pun membicarakan sola kinerja seorang pemimpin tanpa membawa embel-embel agama.
"Tapi apakah boleh saat berada di mimbar, Ahok bilang: Syas tahu agama Anda beda dengan agama saya. Di agama Anda mungkin diajarkan untuk harus memilih pemimpin yang seagama. Tapi saya mohon lihatlah kinerja saya, kalau bagus mohon pilihlah saya, boleh gak?" tanya Deddy Corbuzier kepada Gus Miftah.
Gus Miftah pun menyebut bahwa jika pernyataan tersebut yang diucapkan itu sangat bijak.
"Itu dewasa, itu sangat-sangat bijak," ujar Gus Miftah.
"Orang kampanye, boleh bebas," jawab Gus Miftah lagi.
Kemudian, Deddy Corbuzier pun bertanya soal tanggapan Gus Miftah soal bebasnya Ahok hari ini.
Gus Miftah menyebut senang menyambut Ahok bebas.
"Menurut Anda gimana kalau Ahok bebas, padahal Anda bilang itu penistaan agama?" tanya Deddy Corbuzier.
"Tuhan itu maha penerima taubat, Hukuman itu sudah cukup dan gak perlu menghakimi dia lagi," jawab Gus Miftah.

Baca: Dicandain Ustaz Abdul Somad Berapa Lama Lagi, Dengan Pede Sahabatnya Menjawab Lain