Unicef Bekerja Sama dengan Dinas Kesehatan Aceh Jaya Gelar Workshop Pencegahan Malnutrisi

Dinas Kesehatan Aceh Jaya bekerja sama dengan Unicef Aceh melaksanakan workshop pencegahan Malnutrisi Ibu dan Anak.

Unicef Bekerja Sama dengan Dinas Kesehatan Aceh Jaya Gelar Workshop Pencegahan Malnutrisi
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
Suasana acara pencegahan Malnutrisi Ibu dan Anak. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Sekdakab lantai III kantor Bupati setempat. 

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG – Dinas Kesehatan Aceh Jaya bekerja sama dengan Unicef Aceh melaksanakan workshop pencegahan Malnutrisi Ibu dan Anak.

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Sekdakab lantai III kantor Bupati setempat.

Kegiatan tersebut dibukan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Jaya, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya Ernani Wijaya, Kepala Unicef Perwakilan Aceh Andi Yoga Tama dan tenaga medis jajaran Pemkab Aceh Jaya.

“Kegiatan ini merupakan kerja sama yang kita lakukan sejak lama, namun hari ini kita resmikan kerja sama itu, untuk kegiatan ini atau hari ini memang khusus pembukaan saja,” jelas Kepala Unicef Perwakilan Aceh Andi Yoga Tama.

Baca: Unicef Luncurkan Pendataan Akta Kelahiran Online Berbasis Gampong

Kegiatan ini sendiri, juga sebagai salah satu cara dari Unicef dan dinas Kesehatan Aceh Jaya untuk mengatasi stunting yang saat ini sangat tinggi di Aceh,” tegasnya.

Apalagi menurutnya, stunting untuk baduta (bayi di bawah dua tahun) Aceh Jaya merupakan provinsi tertinggi dengan kasus tersebut di seluruh Aceh.

Baca: Dinkes-UNICEF akan Adakan Imunisasi Massal di Aceh

“Aceh Jaya sendiri hampir mirip dengan daerah lainnya, Aceh ini untuk stunting Baduta paling tinggi di Indonesia, dan Aceh Jaya masih di atas rata-rata provinsi,” pungkasnya.

Hal tersebut disebabkan asupan gizi anak dan ibu hamil yang buruk, dan asupan gizi yang tidak baik hingga lingkungan kehidupan yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab dari tingginya kasus stunting di Aceh khususnya di Aceh Jaya.

“Penyebab stunting ada dua, yaitu asupan gizi anak dan ibu dan kesehatan, ini merupakan tugas dari berbagai sektor dan tidak dapat di lakukan oleh Aceh Jaya sendiri,” terangnya.

“Kegiatan ini juga kita fokuskan untuk cara menurunkan angka stunting dengan meningkatkan kemampuan para petugas medis,” tambahnya. (*)

Penulis: Riski Bintang
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved