Investor Lirik Aceh Timur

Investor asal Perancis yang didampingi tim dari Jakarta melirik sumber daya alam di Aceh Timur dan dari empat program

Investor Lirik Aceh Timur
SERAMBI/SENI HENDRI
BUPATi Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib memaparkan seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki Aceh Timur, saat menjamu tim investor asal Prancis dan Jakarta, di Pendopo Idi, Jumat Jumat (25/1). 

* Tiga dari Empat Sektor Andalan Disetujui

IDI - Investor asal Perancis yang didampingi tim dari Jakarta melirik sumber daya alam di Aceh Timur dan dari empat program yang ditawarkan, tiga di antaranya disetujui. Pertemuan dipimpin Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib dan para kepala SKPK di pendopo Idi Rayeuk. pada Jumat (25/1).

Perwakilan investor dari Perancis, Dr El Hadj Hanefi dan dari Jakarta, Presiden PT AKA Sinergi Group, Abdul Kadir Alatas dan Habib Hasan, serta Waled Kamaruzzaman asal Aceh. Kepala Bappeda Aceh Timur, Dr Darmawan M Ali mengatakan dalam pertemuan itu menawarkan empat program pembangunan Aceh Timur.

Disebutkan dari empat program yang ditawarkan Pemkab Aceh Timur, tiga di antaranya disetujui yakni pembangunan kawasan pelabuhan barang, industri dan sumber daya mineral dan energi baru. Sedangkan untuk pembangunan kawasan Metro Mina Park Kuala Idi ditolak, tambahnya.

“Apa yang kita tawarkan ke investor sudah sesuai dengan sektor bisnis yang mereka geluti selama ini,” jelas Dr Darmawan. Dia berharap, pembangunan ketiga sektor itu dapat dipercepat, sehingga akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sedangkan Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib SH mengatakan mendukung setiap investor yang ingin berinvestasi di Aceh Timur. “Setiap investor yang berinvestasi di Aceh Timur akan kami lindungi, karena untuk mengembangkan potensi yang ada di Aceh Timur,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa dengan Rokcy ini menyebutkan kenyamanan menjadi utama yang diprioritaskan, seperti PT Medco yang sudah mulai berproduksi. Dia menjelaskan hal itu tersebut terletak di blok Sematang Peureulak dan Blok Pase, dimana sudah mulai memproduksi gas, dan akan mulai dikirim ke perusahaan industri lainnya di Sumatra Utara.

Dia mengatakan, seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki Aceh Timur masih alami, sehingga investor yang baru masuk, selain Medco, juga investor perkebunan. Dia mengharapkan investor yang melirik potensi Aceh Timur harus serius menanamkan modalnya.

“Setelah survei langsung, dilanjutkan tehnis perencanaan dan aksi agar terwujudnya pembangunan yang kita harapkan,” jelasnya. Disebutkan, setiap pengusaha yang masuk ke Aceh Timur, harus sukses, sehingga masyarakat sejahtera, dan daerah juga terdongkrak melalui pendapatan asli daerah (PAD).

Sementara, Presiden PT AKA Sinergi Group, Abdul Kadir Alatas mengatakan sebelum turun ke Aceh Timur, pihaknya telah mempelajari dokumen potensi SDA Aceh Timur, yang dipromosikan oleh Bappeda Aceh Timur.

“Karena kami melihat potensi besar dan sangat bagus, kami datang untuk meninjau langsung,” ujarnya Abdul Kadir Alatas, didampingi perwakilan investor dari Perancis, Dr El Hadj Hanefi. Dia menjelaskan pihaknya akan membuat tim inti dan mendatangkan konsultan dari Perancis untuk membuat perencanaan, dan kerjasama dengan Pemkab Aceh Timur.

“Kami berharap, program pembangunan dapat terealisasi dalam tahun 2019 ini dan dengan harapan akan dapat membuka lapangan pekerjaan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” harap Abdul Kadir Alatas.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved