'Matahari Buatan' untuk Menumbuhkan Tanaman, Menyala Sepanjang Malam
Lampu LED dengan panjang gelombang warna optimal memandikan tanaman rumah kaca dengan cahaya sepanjang hari dan hampir sepanjang malam.
SERAMBINEWS.COM - Tanaman gandum dan jelai akan tumbuh lebih cepat jika matahari tak terbenam. Jadi, sekelompok ilmuwan internasional mempertahankan cahaya matahari, sebagai bagian dari metode teknik “pemuliaan cepat”.
Lampu LED dengan panjang gelombang warna optimal memandikan tanaman rumah kaca dengan cahaya sepanjang hari dan hampir sepanjang malam.
Baca: Oxford Economic Prediksi Indonesia Jadi Negara Emerging Market Terbesar Ketiga di Dunia pada 2028
Hasilnya adalah tanaman pangan yang amat produktif. Dibandingkan dengan tanaman gandum di ladang dengan penaburan benih sekali setahun, tanamandi bawah 22 jam cahaya ini memiliki enam generasi setahun, dan dengan sedikit biaya energi dari lampu panas.
Baca: Terancam Punah juga Terusir, Malangnya Nasib Orangutan di Batang Toru
Mamalia yang tak tidur berisiko terkena penyakit atau hal yang lebih buruk.
Namun, meskipun pertumbuhan tanaman dipaksakan, “mereka sehat dan produktif,” ungkap Lee Hickey, ahli biologi benih Queensland Alliance for Agriculture and Food Innovation, Australia.
Baca: Akibat Kedatangan Angkatan Perang Indonesia, India & Pakistan Gelagapan Akhiri Konflik Bersenjata
Tren menuju pertanian perkotaan dan efisiensi tanaman pangan, mungkin membuat metode ini bisa diterapkan pada jagung dan padi. Pengujian gen akan menghasilkan jawaban baru untuk pertumbuhan yang lebih cepat, tak terlalu intensif, dan lebih efisien—di bawah lampu atau di ladang petani.
Penulis: Daniel Stone
Artikel ini tayang pada national geographic Indonesia dengan judul : Matahari Buatan yang Menyala Sepanjang Malam untuk Menumbuhkan Tanaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/matahari-buatan.jpg)